Menu

Selasa, 07 Desember 2021

Profil SMK negeri 2 Pangkalpinang


SMK Negeri 2 Pangkalpinang, berdiri pada lokasi strategis di daerah Kacang pedang dengan wilayah yang cukup luas sekitar empat hektar. Berikut ini akan diuraikan profil SMK negeri 2 Pangkalpinang.

A. Profil Kepala Sekolah
Kepala sekolah SMK Negeri 2 Pangkalpinang dipegang oleh PLT Bapak Muhammad Rafajar, S.Pd, M.TI sejak bulan September 2021 hingga sekarang.

 B. Sejarah Berdirinya
SMK Negeri 2 Pangkalpinang pada awalnya bernama STM Pangkalpinag didrikan pada tahun 1962 dengan berlokasi di jalan Kacang Pedang Pangkalpinang dengan luas area 41.885 meter persegi. Pada awalnya SMK N 2 Pangkalpinang berstatus sekolah swasta dan pada awal pendiriannya terdiri dari dua jurusan yaitu jurusan Mesin dan jurusan Listrik

C. Visi dan Misi 
- Visi
Menjadi pusat pendidikan dan pelatihan teknologi rekayasa serta teknologi informasi dan komunikasi yang menghasilkan tenaga kerja profesional siap memasuki pasar kerja global berbasis produk unggulan berbudaya lingkungan
- Misi
1. Menjadikan lembaga Pendidikan dan Pelatihan Teknologi Industri/Informasi yang profesional sesuai perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
2. Melasanakan Sistem Pendidikan Kejuruan yang kreatif, inovatif dan akuntabilitas yang berorientasi pada kepuasan pelanggan
3. Menghasilkan tamatan yang mandiri, adaptif dan inovatif
4. Memberikan layanan produk dan jasa bidang Teknologi dan Informasi kepada masyarakat dan Stakeholder

 D. Struktur Organisasi
Struktur organisasi SMK Negeri 2 Pangkalpinang terdiri dari beberapa bagian seperti struktur berikut ini :



 E. Program Kerja
Program kerja SMK N 2 Pangkalpinang terdiri dari beberapa program, yaitu :
- Mewujudkan peserta didik berkualitas dengan kompetensi yang mumpuni.
- Menciptakan suasana kerja yang kondusif di lingkungan sekolah.
- Mewujudkan generasi hebat yang dapat bersaing pada dunia kerja.

 F. Bidang Keahlian dan Kompetensi Keahlian
SMK Negeri 2 Pangkalpinang terdiri dari sembilan kompetensi keahlian yaitu
1. Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB)
2. Teknik Konstruksi dan Perumahan (TKP
3. Teknik Elektronika (TE)
4. Teknik Ketenagalistrikan (TKL)
5. Teknik Mesin (TM)
6. Teknik Pengelasan dan Fabrikasi Logam (LAFALO)
7. Teknik Otomotif (TO)
8. Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TKJT)
9. Desain Komunikasi Visual (DKV)

G. Siswa, Guru dan Staf
Jumlah warga SMK N 2 Pangkalpinang terdiri dari :
- Siswa laki-laki 1677 orang
- Siswa perempuan 352 orang
- Guru berjumlah 99 orang
- Staf dan Tata Usaha berjumlah 30 orang
- Rombongan Belajar 46

H. Kemitraan dengan DUDI
Dalam Praktek Kerja Lapangan SMK Negeri 2 Pangkalpinang mengadakan kerjasama dengan Dudi sebagai berikut :

I. Kegiatan Ekstrakulikuler
Kegiatan Ekstrakulikuler di SMK N 2 Pangkalpinang antara lain :
1. Pramuka
2. Rohis
3. Bola Volley
4. Pencak Silat
5. English Club

J. Link Alamat Web
Email : smkn2@dinpendikpkp.go.id
Email : https://smk2pangkalpinang.sch.id

 K. Foto Sekolah

Sumber : Gerbang SMKN 2 Pangkalpinang

Sumber : Kantor Guru dan TU SMKN 2 Pangkalpinang

Sumber : Aula SMK N 2 Pangkalpinang

L. Video SMK negeri 2 oleh Pak Sulaiman, S. Pd


Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=fEwdW0ZbXRQ 




Senin, 06 Desember 2021

Teknik Promosi Buku

Judul : Pelatihan Belajar Menulis PGRI
Tanggal : 6 Desember 2021
Resume : 28
Gelombang : 21
Tema : Teknik Promosi Buku
Narasumber : Akbar Zainudin

Minum selasih dicampur wedang,
Batang bonsai dekat kolam ikan,
Hati sedih bercampur senang,
Belajar selesai buku terbitkan.

Malam ini adalah pelatihan menulis bersama PGRI pertemuan kedua puluh delapan. Pemateri malam ini adalah Bapak Akbar Zainudin yang memiliki pengalaman hebat dengan menerbitkan buku sampai ribuan eksemplar. Didampingi moderator Pak Dail Ma'ruf yang juga selalu bersemangat menulis dan menghasilkan banyak buku yang memberi manfaat bagi orang banyak. Materi malam ini adalah Teknik Promosi Buku. Sungguh materi yang penting bagi semua peserta pelatihan yang berharap bukunya segera terbit dan laku dijual di pasaran.

Materi pembelajaran malam ini ditayangkan pada channel YouTube Bapak Akbar Zainudin, dengan linknya adalah :
https://youtu.be/lZhAixv86wA


Menurut Bapak Akbar bahwa strategi pemasaran buku terdiri dari empat hal, yang biasa disebut sebagai 4P, yaitu 
A. Product (Strategi Produk), 
Dalam menerbitkan buku kita harus mengetahui siapa target kita. Misalnya dari kalangan anak-anak, remaja dan dewasa.
B. Price (Strategi Harga), 
Harga dibagi menjadi dua, yaitu
- umum disesuaikan dengan kebutuhan pembaca, misalnya kalangan pelajar, mahasiswa sehingga buku yang dijual tidak dengan harga yang tinggi.
- premium misalnya ditentukan oleh kalangan yang berhubungan dengan hobby. Sehingga buku yang dijual bisa harganya tinggi disesuaikan dengan kualitas dan hobi kalangan peminatnya.
C. Place of Distribution (Distribusi)
Terbagi atas tiga bagian yaitu :
- Tradisional misalnya penjualan buku dilakukan oleh toko buku besar seperti Gramedia, Kharisma. Bisa juga ruko buku yang berskala kecil.
- Non tradisional yaitu penjualan buku dilakukan secara online, misalnya lewat MLM, atau penjual langsung menjual lewat sosial media seperti Facebook, Instagram, dan lainnya.
- Market place, dapat dijual dan dipromosikan melaui market place.
D. Promotion (Promosi). 
Program promosi bisa dilakukan oleh penerbit maupun penulis. Beberapa program promosi yang bisa dilakukan. 

1.Launching buku. Adalah program untuk meluncurkan buku baru. Bisa di aula, masjid, lembaga pendidikan, hotel, di mana saja. Yang mengadakan bisa penerbit maupun penulis. Yang membiayai launching buku siapa? Bisa penerbit, bisa penulis. Kita perlu meyakinkan penerbit kalau buku kita akan laku, karena itulah mereka perlu menyelenggarakan program launching buku. 
Kalau di Gramedia, di toko-toko buku mereka ada tempat untuk launching buku. Kita bisa memanfaatkan tempat ini. Jadi kita promosikan acaranya, tempatnya di toko buku Gramedia. 

2. Bedah Buku. Bedah buku adalah acara diskusi untuk membedah isi buku kita. Bedah buku ini bisa secara online maupun offline. Offline artinya kita menyelenggarakan bisa bekerjasama dengan berbagai lembaga. Lembaga pendidikan, perpustakaan, majlis taklim, masjid, dan sebagainya. 

Pokoknya, di semua tempat dan situasi yang memungkinkan, kita tawarkan bedah buku. Berapapun yang hadir, kita selenggarakan terus menerus. Apalagi sekarang ini eranya digital. Bukan berapa orang yang hadir yang penting, tetapi direkam lalu diupload di Medsos acara kita. InsyaAllah akan semakin membuat orang mengenal kita. 
Yang lebih mudah sekarang ini adalah bedah buku secara online. Kita undang orang-orang untuk ikut acara bedah buku bersama kita. Bisa di FB, IG, WA Grup, Zoom, dan sebagainya. 

3. Melakukan seminar ataupun workshop sesuai dengan tema buku kita. Kalau saya bukunya motivasi dan menulis. Maka saya secara berkala menyelenggarakan seminar dan diklat terkait motivasi dan menulis. Seminar atau workshop ini, pertama-tama bolehlah dilakukan gratis. Karena target kita adalah mengenalkan buku kepada para peserta. Lakukan secara kontinyu, misalnya sebulan sekali. Kalau misalnya bisa offline, laksanakan di sekolah misalnya. Kalau tidak bisa offline, lakukan secara online. Bisa via WA, Zoom, FB, IG, dan sebagainya. 

4. Membangun komunitas. Komunitas yang kita bangun adalah komunitas yang kita sesuaikan dengan tema buku kita. Kalau buku kita temanya motivasi, maka kita tuliskan buku-buku tentang motivasi. Buku tentang guru, maka bangun komunitas guru. Buku tentang menulis, bangun komunitas menulis. Buku tentang Ice Breaking, bangun komunitas Ice Breaking. Buku tentang bahasa, bangun komunitas bahasa. Komunitas membuat kita lebih dekat dengan pembaca sehingga memudahkan kita untuk menawarkan mereka dalam membeli buku. 

Bapak Akbar membangun banyak komunitas, ada komunitas guru, menulis, santri, remaja, bisnis, dan sebagainya. Semua komunitas itu ada bukunya. Saya share materi-materi yang ada di buku secara berkala, biasanya seminggu sekali, sehingga anggota komunitasi ini mendapatkan manfaat. Biasanya saya bentuk di WA Grup. Sesekali seminar melalui Zoom. 

5. Membangun jaringan reseller. Reseller adalah orang-orang yang mau menjualkan buku kita dan mendapatkan buku dari hasil yang terjual. Kita berikan 20-30 persen komisi dari harga jual. Misalnya harga jual buku kita Rp 100.000, kita kasih 20-30%, kita berikan materi-materi yang terkait buku kita, sehingga lebih mudah bagi mereka untuk menjual.

Dewa Eka Prayoga, berhasil menjual 10.000 buku hanya dalam waktu 2 minggu melalui reseller ini. Tentu resellernya saja puluhan ribu, berbagai produk. Kalau kita sudah punya jaringan reseller, akan memudahkan kita menjual buku. Saya juga sedang membangun jaringan reseller ini. Belum banyak, baru sekitar 100an orang. InsyaAllah akan terus bertambah.

6. Jualan di marketplace. Buka toko di marketplace (Lazada, Shopee, Bukalapak, Tokopedia, dan sebagainya). Membuka toko di marketplace akan meluaskan promosi dan distribusi kita. Yang penting keberadaan kita dan buku kita ada. Itulah pentingnya ada di marketplace. Jadi kalau ada orang mencari judul buku kita, bisa ditemukan.

7. Memanfaatkan media sosial (Medsos) untuk promosi buku. Manfaatkan sebaik-baiknya followers dan subscriber dengan memberikan informasi tentang buku. Setiap hari, kita buat status terkait tema buku yang kita tulis, sehingga orang semakin paham dengan buku yang kita tulis. Dan jangan setiap hari isinya jualan. Lebih banyak sharing-sharing, baru selling. Lebih banyak memberikan pengetahuan kepada para pembaca sehingga mereka merasa ada manfaat menjadi followers kita. 

Sharing-sharing apa saja, kalau perlu sesuai dengan kebutuhan mereka. Sehingga setiap hari, semakin lama akan semakin ada ikatan dengan pembaca. Kalau sudah begitu, akan memudahkan kita dalam proses memengaruhi pikiran orang dalam membeli buku.

Jadi, pada dasarnya kita ini mempengaruhi orang agar mereka mau menjadikan buku sebagai kebutuhan utama. Dan memang, membaca akan banyak membuka wawasan, pengetahuan, dan pilihan dalam mengambil keputusan. 

Dengan bersama-sama membangun kebutuhan akan membaca, maka akan memudahkan kita dalam proses menjual buku.

Sebagai penutup materi Bapak Akbar mengatakan, sebagai seorang penulis kita kalau bisa memiliki beberapa keterampilan yang akan membantu proses penjualan buku. 
Pertama, keterampilan berbicara yang baik di depan umum (public speaking). Agar pada saat kita ada acara ataupun rekaman di Medsos dan YouTube, menjadi menarik bagi calon pembaca.

Kedua, kemampuan copywriting (membuat kata menarik untuk promosi dan penjualan). Ini salah satu keterampilan paling penting untuk menjual pada Abad 21. 

Ketiga, pemanfaatan teknologi informasi. Bagaimana memanfaatkan media sosial seperti YouTube, WA, IG, Facebook, Zoom, Webex, Google Meet, dan sebagainya. Karena eranya sekarang seperti itu. Kalau kita bisa memanfaatkan dengan baik, hidup akan lebih mudah.
Berikut ini karya Bapak Akbar yang penjualan mencapai ribuan eksemplar, dan merupakan buku best seller.

Begitu lengkap materi yang disampaikan oleh Pak Akbar semoga materi ini dapat bermanfaat bagi peserta belajar menulis. Setiap pertanyaan beserta dijawab dengan jelas dan lugas oleh Pak Akbar. 

Di akhir pembelajaran dapat saya simpulkan bahwa dalam menerbitkan sebuah buku kita harus melihat target yang akan kita tuju. Sehingga buku kita itu ada peminatnya. Dengan orang mengenal, maka akan tertarik, kemudian akan membeli buku kita. Dalam menerbitkan buku disesuaikan dengan kebutuhan dari pembaca sehingga buku kita dapat laku terjual dan dapat memberikan manfaat bagi orang banyak. Terima kasih Pak Akbar atas materi yang telah diberikan semoga ini dapat bermanfaat bagi kami semua.






PROFIL

 

      SUSAN ANGGRAINI, S.Pd lahir di Pangkalpinang tanggal 20 November 1980. Pernah bersekolah Di SD Negeri 12, SMP Negeri 1 Pangkalpinang, SMA Negeri 1 Palembang. Berkuliah di Universitas Sriwijaya Palembang. Penulis seorang tenaga pendidik di SMK Negeri 2 Pangkalpinang.
 Sebagai guru yang mengampu mata pelajaran Sejarah Indonesia setiap mengajarkan materi kepada siswa selalu dikaitkan dengan banyak cerita mengenai peristiwa dan pengalaman yang pernah terjadi. Sebagai guru motivasi itu penting untuk membangkitkan gairah kreativitas siswa sehingga dapat membekali diri mereka dengan skill untuk bekal pada masa yang akan datang. 
       Pengalaman dalam literasi berupa buku antalogi "Gairah Literasi", "Damai Sepanjang Masa", "Merajut Kata Selaksa Makna", "Pantunesia Karakter Bangsa", "Memoar Peringatan Maulid Nabi", "How To Be a Writer", "Puisi Tema Bebas".
      Alhamdulillah sekarang dapat terwujud dengan membuat buku solo yang berjudul " Gawai Aksara" ini.Untuk buku kedua berisi tentang puisi berjudul "Tinta Aksara". Semoga dapat memberikan manfaat kepada orang banyak dan kedepannya penulis dapat membuat buku-buku solo berikutnya.

email : susan.anggraini17@gmail.com
Facebook : susandani
Blog : susansukses.blogspot.com

Jumat, 03 Desember 2021

Membuat Cover Buku yang Menarik


Judul : Pelatihan Belajar Menulis PGRI
Tanggal : 3 Desember 2021
Resume : 27
Gelombang : 21
Tema : Membuat Cover Buku Yang Menarik
Narasumber : Fajar Tri Laksono

Malam ini cuaca terasa sejuk menusuk raga...
Jemari terasa membeku karena dinginnya..
Saat itu gairah menulis melebur dalam aroma malam yang menggoda..
Ditemani suara jangkrik yang merayu untuk bercanda
Seakan berada di persimpangan jalan yang membuat gundah..
Lanjut menulis atau tarik selimut, rayunya menggoda..
UPS.... Sempat hanyut sejenak dalam ajakannya..
Hem... Kamu selalu menggoda menggugah asa ..
Pilihan tepat buat keputusan hebat..

Malam pelatihan belajar menulis kali ini memasuki malam kedua puluh tujuh, rasa mulai terasa akan berpisah bersama teman-teman peserta belajar menulis gelombang dua puluh satu. Rasa itu terasa semakin cepat karena tinggal 3 kali pertemuan lagi setelah itu diadakan acara penutupan dan kita tidak akan lagi bertemu dalam gelombang yang sama. Masing-masing peserta pasti sudah kembali sibuk ke rutinitasnya. Harapan akhir dari pelatihan ini adalah masing-masing peserta menghasilkan buku solo sehingga sertifikat dapat diraih dalam genggaman.

Pemateri malam ini adalah Bapak Fajar Tri Laksono, seorang guru yang memiliki banyak prestasi. Dengan moderator Ibu  Maesaroh yang selalu memberikan motivasi kepada peserta pelatihan. Materi yang disampaikan Bapak Fajar tentang Membuat Cover Buku yang Menarik. Pada permulaan pelatihan Bu Mae menyapa peserta dengan ramah dan membagikan CV Pak Fajar. Dengan seksama saya membacanya sungguh kagum dengan prestasi yang telah diraih beliau. 

Pada awal materi pembelajaran malam ini Pak Fajar mengatakan bahwa cover suatu buku adalah daya tarik bagi pembaca untuk mengetahui apa isi buku tersebut. Dalam membuat buku sebaiknya memilih cover yang bagus, dan membuat seseorang akan tertarik untuk membeli karya buku tulisan kita. Dalam membuat cover buku yang baik, seseorang harus memiliki keahlian yang bagus dalam membuat cover buku. Sehingga penulis merasa puas dengan cover buku yang mewakili gambaran isi dari buku yang kita tulis. Berikut ini beberapa contoh cover yang telah dibuat oelh Pak Fajar.




Sungguh indah cover buku yang telah dibuat oleh Pak Fajar. Pantas sekali kalau jasa Pak Fajar banyak digunakan oleh penerbit buku mayor, yang banyak menerbitkan buku. Adapun aplikasi dan software yang dapat digunakan dalam membuat cover buku ini adalah :
a) Illustrator
b) Corel draw
c) Photoshop
d) Powerpoint
Menurut Pak Fajar dalam membuat cover buku apabila kita menggunakan aplikasi yang gratis, kita harus mencantumkan sumber lisensi covernya, karena apabila kita tidak melampirkan, ini merupakan pelanggaran hak cipta atas cover yang kita gunakan.

Sesuai dengan penjelasan Pak Fajar ada dua jenis gambar yang digunakan dalam pembuatan cover buku, yaitu:
1) Bitmap
Adalah terbentuknya dari banyak titik dengan campuran warna di dalam grafis yang ada pada komputer. Gambar ini merupakan hasil dari susunan warna yang mewakili dari beberapa pixel warna dan tampil pada layar monitor. Pada umumnya jenis gambar bitmap, memiliki gambar yang tinggi dan lebar dalam bentuk pixel dengan jumlah bit. Beberapa format jenis bitmap seperti JPEG, BMP, PNG, dan GIF.
2) Vector
Vector adalah gambar yang terbuat dari beberapa titik dan garis (poligon), kombinasi gambar jenis ini melalui proses rumus matematika khusus dalam pembuatan gambar. Setiap alur vector dapat dengan mudah ditambah atribut untuk membuat berbagai bentuk yang diinginkan. Vector juga dapat ditambahkan dan menghilangkan atribut seperti ketebalan garis, warna, warna isi, nodes dan lainnya.

Apabila seseorang memiliki skill yang baik dalam membuat cover buku yang baik, tentu ini merupakan penghasilan tambahan yang akan diperolehnya, karena belum tentu semua penulis dapat membuat cover yang baik sesuai dengan keinginannya. Biaya pembuatan cover buku juga disesuaikan dengan bagaimana kerumitan serta hasil dari cover yang diinginkan penulis. Malam semakin larut, pembelajaran malam ini disampaikan Pak Fajar dengan menggunakan aplikasi zoom. 

Begitu jelas materi yang disampaikan Pak Fajar, karena dalam penyampaian materi langsung di praktekan bagaimana cara membuat cover buku dengan menggunakan aplikasi yang baik digunakan dalam membuat cover buku. Akhir kata saya ucapkan terima kasih kepada Pak Fajar atas materi yang disampaikan, semoga secara perlahan saya dapat mempraktekkan materi yang bapak sampaikan. Sedikit pantun dari saya untuk menutup resume malam ini.

Buah duku dimakan jangkrik,
Rasa manis si buah duren,
Cover buku yang menarik,
Buat penulis menjadi keren.



Rabu, 01 Desember 2021

Motivasi Menulis


Judul : Pelatihan Belajar Menulis PGRI
Tanggal : 1 Desember 2021
Resume : 26
Gelombang : 21
Tema : Motivasi Menulis
Narasumber : Dail Ma'ruf, M.Pd

Malam... Aku mengadu padamu
Hilangkan angkara murka di hati ini
Tundukkan jiwa lemah tapi merasa hebat dalam diri
Buang jauh keangkuhan dan keegoisan diri

Malam... rangkul aku dalam damai dan aroma lembut bunga kesturi
Ku hanya ingin jalani hidup tanpa Angkara
Jalani hidup mengalir bagai aliran sungai lancar ikuti arusnya
Malam... pasrahkan raga saat berada di peraduan peristirahatan malam..


Bismillahirrahmanirrahim..
Belajar menulis bersama PGRI malam ini adalah malam kedua puluh enam tanpa terasa empat pertemuan lagi pelatihan belajar menulis ini selesai. Banyak pengetahuan dan pengalaman yang saya peroleh dalam pembelajaran ini. Pemateri malam ini Bapak Dail Ma'ruf, M.Pd dan moderatornya Ibu Raliyanti, keduanya merupakan alumni belajar menulis gelombang 20. 

Bapak Dail dan Ibu Raliyanti dalam memulai pelatihan saling sharing mengenai pengalaman mereka selama mengikuti pelatihan sampai menerbitkan buku solo. Pengalaman yang dapat menjadi motivasi bagi semua peserta untuk dapat selalu menulis dan selalu berbagi ilmu dalam pelatihan menulis ini.

Bapak Dail mulai menjelaskan materi pembelajaran malam ini mengenai motivasi menulis. 


Motivasi dalam menulis harus ada dalam pribadi kita masing-masing, berupa dorongan untuk melakukan kegiatan menulis. Memulai menulis harus disesuaikan dengan keinginan yang akan diraih dari hasil menulis kita. Selain dari itu kita juga harus menentukan tujuan apa yang kita raih dalam menulis, sehingga menulis dapat dilakukan secara berkesinambungan. Menghasilkan karya tulisan yang dapat memberikan manfaat bagi orang banyak.

Dalam motivasi menulis terdapat tiga elemen utama yaitu :
✅ Intensitas, menulis harus dilakukan secara intens setiap hari, menulislah lalu lihatlah apa yang akan terjadi, sesuai dengan motivasi Om Jay.
✅ Arah, menulis merupakan kegiatan yang harus jelas kemana arah tujuannya. Tujuannya. Apakah kita menulis itu sebagai hobi atau untuk mencari keuntungan sehingga dengan kita dapat mengetahui tujuan kita, sehingga kita semakin termotivasi dalam menulis.
✅ Ketekunan, dalam menulis kita harus melakukannya dengan tekun karena dengan ketekunan kita dapat menghasilkan karya-karya terbaik yang dapat memberikan manfaat bagi orang banyak.

Untuk memulai kegiatan dalam menulis, jangan pernah ada pemikiran bahwa saya tidak bisa melakukan sesuatu, karena dengan pemikiran itulah yang membuat seseorang tidak akan pernah melakukan sesuatu. Rasa yang menghantui itu adalah perasaan bahwa dirinya tidak mampu dalam menulis. Sehingga seseorang tidak akan pernah memulai untuk menulis.

Untuk menghasilkan sebuah karya seseorang harus memiliki motivasi yang menjadi penyemangat dalam menulis. Ada banyak motivasi dalam menulis. Bapak Dail menjelaskan motivasinya adalah : 

Begitu juga dalam menghasilkan sebuah karya misalnya menulis, seseorang harus mempunyai tujuan. Adapun yang menjadi tujuan menulis menurut Bapak Dail terdapat beberapa pendapat para ahli adalah :


Bagi sebagian orang yang sudah terbiasa menulis, akan merasakan beberapa kekayaan yang diperolehnya. Bapak Dail menguraikan kekayaan itu antara lain adalah :

Setelah membaca materi yang dibagikan oleh Pak Dail dapat disimpulkan bahwa dalam menulis kita harus memiliki motivasi sehingga kita dapat melakukan proses penulisan secara intens kemudian terarah dan memiliki tujuan yang jelas. Dalam menulis juga banyak hal yang menjadi motivasi kita misalnya ingin mendapatkan keuntungan secara material, kemudian adanya kepuasan batin dengan tersalurnya hobi dalam menulis. Dengan menulis kita dapat dikenal oleh banyak orang sehingga karya kita dapat memberikan manfaat kepada semua orang. 

Begitu lengkap materi yang disampaikan oleh Pak Dail. Pertanyaan yang diajukan peserta juga dijawab dengan jelas oleh beliau. Saya ucapkan terima kasih atas materi yang telah disampaikan. Semoga saya selalu termotivasi dalam menulis dan segera membuat buku solo. Sedikit pantun dalam belajar menulis :

Beli bahan untuk membuat roti,
Empat kilo membeli ikan,
Moga pelatihan dapat diikuti,
Buku solo segera diterbitkan.