Menu

Senin, 06 Desember 2021

Teknik Promosi Buku

Judul : Pelatihan Belajar Menulis PGRI
Tanggal : 6 Desember 2021
Resume : 28
Gelombang : 21
Tema : Teknik Promosi Buku
Narasumber : Akbar Zainudin

Minum selasih dicampur wedang,
Batang bonsai dekat kolam ikan,
Hati sedih bercampur senang,
Belajar selesai buku terbitkan.

Malam ini adalah pelatihan menulis bersama PGRI pertemuan kedua puluh delapan. Pemateri malam ini adalah Bapak Akbar Zainudin yang memiliki pengalaman hebat dengan menerbitkan buku sampai ribuan eksemplar. Didampingi moderator Pak Dail Ma'ruf yang juga selalu bersemangat menulis dan menghasilkan banyak buku yang memberi manfaat bagi orang banyak. Materi malam ini adalah Teknik Promosi Buku. Sungguh materi yang penting bagi semua peserta pelatihan yang berharap bukunya segera terbit dan laku dijual di pasaran.

Materi pembelajaran malam ini ditayangkan pada channel YouTube Bapak Akbar Zainudin, dengan linknya adalah :
https://youtu.be/lZhAixv86wA


Menurut Bapak Akbar bahwa strategi pemasaran buku terdiri dari empat hal, yang biasa disebut sebagai 4P, yaitu 
A. Product (Strategi Produk), 
Dalam menerbitkan buku kita harus mengetahui siapa target kita. Misalnya dari kalangan anak-anak, remaja dan dewasa.
B. Price (Strategi Harga), 
Harga dibagi menjadi dua, yaitu
- umum disesuaikan dengan kebutuhan pembaca, misalnya kalangan pelajar, mahasiswa sehingga buku yang dijual tidak dengan harga yang tinggi.
- premium misalnya ditentukan oleh kalangan yang berhubungan dengan hobby. Sehingga buku yang dijual bisa harganya tinggi disesuaikan dengan kualitas dan hobi kalangan peminatnya.
C. Place of Distribution (Distribusi)
Terbagi atas tiga bagian yaitu :
- Tradisional misalnya penjualan buku dilakukan oleh toko buku besar seperti Gramedia, Kharisma. Bisa juga ruko buku yang berskala kecil.
- Non tradisional yaitu penjualan buku dilakukan secara online, misalnya lewat MLM, atau penjual langsung menjual lewat sosial media seperti Facebook, Instagram, dan lainnya.
- Market place, dapat dijual dan dipromosikan melaui market place.
D. Promotion (Promosi). 
Program promosi bisa dilakukan oleh penerbit maupun penulis. Beberapa program promosi yang bisa dilakukan. 

1.Launching buku. Adalah program untuk meluncurkan buku baru. Bisa di aula, masjid, lembaga pendidikan, hotel, di mana saja. Yang mengadakan bisa penerbit maupun penulis. Yang membiayai launching buku siapa? Bisa penerbit, bisa penulis. Kita perlu meyakinkan penerbit kalau buku kita akan laku, karena itulah mereka perlu menyelenggarakan program launching buku. 
Kalau di Gramedia, di toko-toko buku mereka ada tempat untuk launching buku. Kita bisa memanfaatkan tempat ini. Jadi kita promosikan acaranya, tempatnya di toko buku Gramedia. 

2. Bedah Buku. Bedah buku adalah acara diskusi untuk membedah isi buku kita. Bedah buku ini bisa secara online maupun offline. Offline artinya kita menyelenggarakan bisa bekerjasama dengan berbagai lembaga. Lembaga pendidikan, perpustakaan, majlis taklim, masjid, dan sebagainya. 

Pokoknya, di semua tempat dan situasi yang memungkinkan, kita tawarkan bedah buku. Berapapun yang hadir, kita selenggarakan terus menerus. Apalagi sekarang ini eranya digital. Bukan berapa orang yang hadir yang penting, tetapi direkam lalu diupload di Medsos acara kita. InsyaAllah akan semakin membuat orang mengenal kita. 
Yang lebih mudah sekarang ini adalah bedah buku secara online. Kita undang orang-orang untuk ikut acara bedah buku bersama kita. Bisa di FB, IG, WA Grup, Zoom, dan sebagainya. 

3. Melakukan seminar ataupun workshop sesuai dengan tema buku kita. Kalau saya bukunya motivasi dan menulis. Maka saya secara berkala menyelenggarakan seminar dan diklat terkait motivasi dan menulis. Seminar atau workshop ini, pertama-tama bolehlah dilakukan gratis. Karena target kita adalah mengenalkan buku kepada para peserta. Lakukan secara kontinyu, misalnya sebulan sekali. Kalau misalnya bisa offline, laksanakan di sekolah misalnya. Kalau tidak bisa offline, lakukan secara online. Bisa via WA, Zoom, FB, IG, dan sebagainya. 

4. Membangun komunitas. Komunitas yang kita bangun adalah komunitas yang kita sesuaikan dengan tema buku kita. Kalau buku kita temanya motivasi, maka kita tuliskan buku-buku tentang motivasi. Buku tentang guru, maka bangun komunitas guru. Buku tentang menulis, bangun komunitas menulis. Buku tentang Ice Breaking, bangun komunitas Ice Breaking. Buku tentang bahasa, bangun komunitas bahasa. Komunitas membuat kita lebih dekat dengan pembaca sehingga memudahkan kita untuk menawarkan mereka dalam membeli buku. 

Bapak Akbar membangun banyak komunitas, ada komunitas guru, menulis, santri, remaja, bisnis, dan sebagainya. Semua komunitas itu ada bukunya. Saya share materi-materi yang ada di buku secara berkala, biasanya seminggu sekali, sehingga anggota komunitasi ini mendapatkan manfaat. Biasanya saya bentuk di WA Grup. Sesekali seminar melalui Zoom. 

5. Membangun jaringan reseller. Reseller adalah orang-orang yang mau menjualkan buku kita dan mendapatkan buku dari hasil yang terjual. Kita berikan 20-30 persen komisi dari harga jual. Misalnya harga jual buku kita Rp 100.000, kita kasih 20-30%, kita berikan materi-materi yang terkait buku kita, sehingga lebih mudah bagi mereka untuk menjual.

Dewa Eka Prayoga, berhasil menjual 10.000 buku hanya dalam waktu 2 minggu melalui reseller ini. Tentu resellernya saja puluhan ribu, berbagai produk. Kalau kita sudah punya jaringan reseller, akan memudahkan kita menjual buku. Saya juga sedang membangun jaringan reseller ini. Belum banyak, baru sekitar 100an orang. InsyaAllah akan terus bertambah.

6. Jualan di marketplace. Buka toko di marketplace (Lazada, Shopee, Bukalapak, Tokopedia, dan sebagainya). Membuka toko di marketplace akan meluaskan promosi dan distribusi kita. Yang penting keberadaan kita dan buku kita ada. Itulah pentingnya ada di marketplace. Jadi kalau ada orang mencari judul buku kita, bisa ditemukan.

7. Memanfaatkan media sosial (Medsos) untuk promosi buku. Manfaatkan sebaik-baiknya followers dan subscriber dengan memberikan informasi tentang buku. Setiap hari, kita buat status terkait tema buku yang kita tulis, sehingga orang semakin paham dengan buku yang kita tulis. Dan jangan setiap hari isinya jualan. Lebih banyak sharing-sharing, baru selling. Lebih banyak memberikan pengetahuan kepada para pembaca sehingga mereka merasa ada manfaat menjadi followers kita. 

Sharing-sharing apa saja, kalau perlu sesuai dengan kebutuhan mereka. Sehingga setiap hari, semakin lama akan semakin ada ikatan dengan pembaca. Kalau sudah begitu, akan memudahkan kita dalam proses memengaruhi pikiran orang dalam membeli buku.

Jadi, pada dasarnya kita ini mempengaruhi orang agar mereka mau menjadikan buku sebagai kebutuhan utama. Dan memang, membaca akan banyak membuka wawasan, pengetahuan, dan pilihan dalam mengambil keputusan. 

Dengan bersama-sama membangun kebutuhan akan membaca, maka akan memudahkan kita dalam proses menjual buku.

Sebagai penutup materi Bapak Akbar mengatakan, sebagai seorang penulis kita kalau bisa memiliki beberapa keterampilan yang akan membantu proses penjualan buku. 
Pertama, keterampilan berbicara yang baik di depan umum (public speaking). Agar pada saat kita ada acara ataupun rekaman di Medsos dan YouTube, menjadi menarik bagi calon pembaca.

Kedua, kemampuan copywriting (membuat kata menarik untuk promosi dan penjualan). Ini salah satu keterampilan paling penting untuk menjual pada Abad 21. 

Ketiga, pemanfaatan teknologi informasi. Bagaimana memanfaatkan media sosial seperti YouTube, WA, IG, Facebook, Zoom, Webex, Google Meet, dan sebagainya. Karena eranya sekarang seperti itu. Kalau kita bisa memanfaatkan dengan baik, hidup akan lebih mudah.
Berikut ini karya Bapak Akbar yang penjualan mencapai ribuan eksemplar, dan merupakan buku best seller.

Begitu lengkap materi yang disampaikan oleh Pak Akbar semoga materi ini dapat bermanfaat bagi peserta belajar menulis. Setiap pertanyaan beserta dijawab dengan jelas dan lugas oleh Pak Akbar. 

Di akhir pembelajaran dapat saya simpulkan bahwa dalam menerbitkan sebuah buku kita harus melihat target yang akan kita tuju. Sehingga buku kita itu ada peminatnya. Dengan orang mengenal, maka akan tertarik, kemudian akan membeli buku kita. Dalam menerbitkan buku disesuaikan dengan kebutuhan dari pembaca sehingga buku kita dapat laku terjual dan dapat memberikan manfaat bagi orang banyak. Terima kasih Pak Akbar atas materi yang telah diberikan semoga ini dapat bermanfaat bagi kami semua.






PROFIL

 

      SUSAN ANGGRAINI, S.Pd lahir di Pangkalpinang tanggal 20 November 1980. Pernah bersekolah Di SD Negeri 12, SMP Negeri 1 Pangkalpinang, SMA Negeri 1 Palembang. Berkuliah di Universitas Sriwijaya Palembang. Penulis seorang tenaga pendidik di SMK Negeri 2 Pangkalpinang.
 Sebagai guru yang mengampu mata pelajaran Sejarah Indonesia setiap mengajarkan materi kepada siswa selalu dikaitkan dengan banyak cerita mengenai peristiwa dan pengalaman yang pernah terjadi. Sebagai guru motivasi itu penting untuk membangkitkan gairah kreativitas siswa sehingga dapat membekali diri mereka dengan skill untuk bekal pada masa yang akan datang. 
       Pengalaman dalam literasi berupa buku antalogi "Gairah Literasi", "Damai Sepanjang Masa", "Merajut Kata Selaksa Makna", "Pantunesia Karakter Bangsa", "Memoar Peringatan Maulid Nabi", "How To Be a Writer", "Puisi Tema Bebas".
      Alhamdulillah sekarang dapat terwujud dengan membuat buku solo yang berjudul " Gawai Aksara" ini.Untuk buku kedua berisi tentang puisi berjudul "Tinta Aksara". Semoga dapat memberikan manfaat kepada orang banyak dan kedepannya penulis dapat membuat buku-buku solo berikutnya.

email : susan.anggraini17@gmail.com
Facebook : susandani
Blog : susansukses.blogspot.com

Jumat, 03 Desember 2021

Membuat Cover Buku yang Menarik


Judul : Pelatihan Belajar Menulis PGRI
Tanggal : 3 Desember 2021
Resume : 27
Gelombang : 21
Tema : Membuat Cover Buku Yang Menarik
Narasumber : Fajar Tri Laksono

Malam ini cuaca terasa sejuk menusuk raga...
Jemari terasa membeku karena dinginnya..
Saat itu gairah menulis melebur dalam aroma malam yang menggoda..
Ditemani suara jangkrik yang merayu untuk bercanda
Seakan berada di persimpangan jalan yang membuat gundah..
Lanjut menulis atau tarik selimut, rayunya menggoda..
UPS.... Sempat hanyut sejenak dalam ajakannya..
Hem... Kamu selalu menggoda menggugah asa ..
Pilihan tepat buat keputusan hebat..

Malam pelatihan belajar menulis kali ini memasuki malam kedua puluh tujuh, rasa mulai terasa akan berpisah bersama teman-teman peserta belajar menulis gelombang dua puluh satu. Rasa itu terasa semakin cepat karena tinggal 3 kali pertemuan lagi setelah itu diadakan acara penutupan dan kita tidak akan lagi bertemu dalam gelombang yang sama. Masing-masing peserta pasti sudah kembali sibuk ke rutinitasnya. Harapan akhir dari pelatihan ini adalah masing-masing peserta menghasilkan buku solo sehingga sertifikat dapat diraih dalam genggaman.

Pemateri malam ini adalah Bapak Fajar Tri Laksono, seorang guru yang memiliki banyak prestasi. Dengan moderator Ibu  Maesaroh yang selalu memberikan motivasi kepada peserta pelatihan. Materi yang disampaikan Bapak Fajar tentang Membuat Cover Buku yang Menarik. Pada permulaan pelatihan Bu Mae menyapa peserta dengan ramah dan membagikan CV Pak Fajar. Dengan seksama saya membacanya sungguh kagum dengan prestasi yang telah diraih beliau. 

Pada awal materi pembelajaran malam ini Pak Fajar mengatakan bahwa cover suatu buku adalah daya tarik bagi pembaca untuk mengetahui apa isi buku tersebut. Dalam membuat buku sebaiknya memilih cover yang bagus, dan membuat seseorang akan tertarik untuk membeli karya buku tulisan kita. Dalam membuat cover buku yang baik, seseorang harus memiliki keahlian yang bagus dalam membuat cover buku. Sehingga penulis merasa puas dengan cover buku yang mewakili gambaran isi dari buku yang kita tulis. Berikut ini beberapa contoh cover yang telah dibuat oelh Pak Fajar.




Sungguh indah cover buku yang telah dibuat oleh Pak Fajar. Pantas sekali kalau jasa Pak Fajar banyak digunakan oleh penerbit buku mayor, yang banyak menerbitkan buku. Adapun aplikasi dan software yang dapat digunakan dalam membuat cover buku ini adalah :
a) Illustrator
b) Corel draw
c) Photoshop
d) Powerpoint
Menurut Pak Fajar dalam membuat cover buku apabila kita menggunakan aplikasi yang gratis, kita harus mencantumkan sumber lisensi covernya, karena apabila kita tidak melampirkan, ini merupakan pelanggaran hak cipta atas cover yang kita gunakan.

Sesuai dengan penjelasan Pak Fajar ada dua jenis gambar yang digunakan dalam pembuatan cover buku, yaitu:
1) Bitmap
Adalah terbentuknya dari banyak titik dengan campuran warna di dalam grafis yang ada pada komputer. Gambar ini merupakan hasil dari susunan warna yang mewakili dari beberapa pixel warna dan tampil pada layar monitor. Pada umumnya jenis gambar bitmap, memiliki gambar yang tinggi dan lebar dalam bentuk pixel dengan jumlah bit. Beberapa format jenis bitmap seperti JPEG, BMP, PNG, dan GIF.
2) Vector
Vector adalah gambar yang terbuat dari beberapa titik dan garis (poligon), kombinasi gambar jenis ini melalui proses rumus matematika khusus dalam pembuatan gambar. Setiap alur vector dapat dengan mudah ditambah atribut untuk membuat berbagai bentuk yang diinginkan. Vector juga dapat ditambahkan dan menghilangkan atribut seperti ketebalan garis, warna, warna isi, nodes dan lainnya.

Apabila seseorang memiliki skill yang baik dalam membuat cover buku yang baik, tentu ini merupakan penghasilan tambahan yang akan diperolehnya, karena belum tentu semua penulis dapat membuat cover yang baik sesuai dengan keinginannya. Biaya pembuatan cover buku juga disesuaikan dengan bagaimana kerumitan serta hasil dari cover yang diinginkan penulis. Malam semakin larut, pembelajaran malam ini disampaikan Pak Fajar dengan menggunakan aplikasi zoom. 

Begitu jelas materi yang disampaikan Pak Fajar, karena dalam penyampaian materi langsung di praktekan bagaimana cara membuat cover buku dengan menggunakan aplikasi yang baik digunakan dalam membuat cover buku. Akhir kata saya ucapkan terima kasih kepada Pak Fajar atas materi yang disampaikan, semoga secara perlahan saya dapat mempraktekkan materi yang bapak sampaikan. Sedikit pantun dari saya untuk menutup resume malam ini.

Buah duku dimakan jangkrik,
Rasa manis si buah duren,
Cover buku yang menarik,
Buat penulis menjadi keren.



Rabu, 01 Desember 2021

Motivasi Menulis


Judul : Pelatihan Belajar Menulis PGRI
Tanggal : 1 Desember 2021
Resume : 26
Gelombang : 21
Tema : Motivasi Menulis
Narasumber : Dail Ma'ruf, M.Pd

Malam... Aku mengadu padamu
Hilangkan angkara murka di hati ini
Tundukkan jiwa lemah tapi merasa hebat dalam diri
Buang jauh keangkuhan dan keegoisan diri

Malam... rangkul aku dalam damai dan aroma lembut bunga kesturi
Ku hanya ingin jalani hidup tanpa Angkara
Jalani hidup mengalir bagai aliran sungai lancar ikuti arusnya
Malam... pasrahkan raga saat berada di peraduan peristirahatan malam..


Bismillahirrahmanirrahim..
Belajar menulis bersama PGRI malam ini adalah malam kedua puluh enam tanpa terasa empat pertemuan lagi pelatihan belajar menulis ini selesai. Banyak pengetahuan dan pengalaman yang saya peroleh dalam pembelajaran ini. Pemateri malam ini Bapak Dail Ma'ruf, M.Pd dan moderatornya Ibu Raliyanti, keduanya merupakan alumni belajar menulis gelombang 20. 

Bapak Dail dan Ibu Raliyanti dalam memulai pelatihan saling sharing mengenai pengalaman mereka selama mengikuti pelatihan sampai menerbitkan buku solo. Pengalaman yang dapat menjadi motivasi bagi semua peserta untuk dapat selalu menulis dan selalu berbagi ilmu dalam pelatihan menulis ini.

Bapak Dail mulai menjelaskan materi pembelajaran malam ini mengenai motivasi menulis. 


Motivasi dalam menulis harus ada dalam pribadi kita masing-masing, berupa dorongan untuk melakukan kegiatan menulis. Memulai menulis harus disesuaikan dengan keinginan yang akan diraih dari hasil menulis kita. Selain dari itu kita juga harus menentukan tujuan apa yang kita raih dalam menulis, sehingga menulis dapat dilakukan secara berkesinambungan. Menghasilkan karya tulisan yang dapat memberikan manfaat bagi orang banyak.

Dalam motivasi menulis terdapat tiga elemen utama yaitu :
✅ Intensitas, menulis harus dilakukan secara intens setiap hari, menulislah lalu lihatlah apa yang akan terjadi, sesuai dengan motivasi Om Jay.
✅ Arah, menulis merupakan kegiatan yang harus jelas kemana arah tujuannya. Tujuannya. Apakah kita menulis itu sebagai hobi atau untuk mencari keuntungan sehingga dengan kita dapat mengetahui tujuan kita, sehingga kita semakin termotivasi dalam menulis.
✅ Ketekunan, dalam menulis kita harus melakukannya dengan tekun karena dengan ketekunan kita dapat menghasilkan karya-karya terbaik yang dapat memberikan manfaat bagi orang banyak.

Untuk memulai kegiatan dalam menulis, jangan pernah ada pemikiran bahwa saya tidak bisa melakukan sesuatu, karena dengan pemikiran itulah yang membuat seseorang tidak akan pernah melakukan sesuatu. Rasa yang menghantui itu adalah perasaan bahwa dirinya tidak mampu dalam menulis. Sehingga seseorang tidak akan pernah memulai untuk menulis.

Untuk menghasilkan sebuah karya seseorang harus memiliki motivasi yang menjadi penyemangat dalam menulis. Ada banyak motivasi dalam menulis. Bapak Dail menjelaskan motivasinya adalah : 

Begitu juga dalam menghasilkan sebuah karya misalnya menulis, seseorang harus mempunyai tujuan. Adapun yang menjadi tujuan menulis menurut Bapak Dail terdapat beberapa pendapat para ahli adalah :


Bagi sebagian orang yang sudah terbiasa menulis, akan merasakan beberapa kekayaan yang diperolehnya. Bapak Dail menguraikan kekayaan itu antara lain adalah :

Setelah membaca materi yang dibagikan oleh Pak Dail dapat disimpulkan bahwa dalam menulis kita harus memiliki motivasi sehingga kita dapat melakukan proses penulisan secara intens kemudian terarah dan memiliki tujuan yang jelas. Dalam menulis juga banyak hal yang menjadi motivasi kita misalnya ingin mendapatkan keuntungan secara material, kemudian adanya kepuasan batin dengan tersalurnya hobi dalam menulis. Dengan menulis kita dapat dikenal oleh banyak orang sehingga karya kita dapat memberikan manfaat kepada semua orang. 

Begitu lengkap materi yang disampaikan oleh Pak Dail. Pertanyaan yang diajukan peserta juga dijawab dengan jelas oleh beliau. Saya ucapkan terima kasih atas materi yang telah disampaikan. Semoga saya selalu termotivasi dalam menulis dan segera membuat buku solo. Sedikit pantun dalam belajar menulis :

Beli bahan untuk membuat roti,
Empat kilo membeli ikan,
Moga pelatihan dapat diikuti,
Buku solo segera diterbitkan.





Senin, 29 November 2021

Membuat Resume Mendunia


Judul : Pelatihan Belajar Menulis PGRI
Tanggal : 29 November 2021
Resume : 25
Gelombang : 21
Tema : Membuat Resume Mendunia
Narasumber : Ms. Phia

Oh My God... I feel I can't to make resume in English, because I am never to do. Tonight twenty five study write together PGRI. Teacher training is Ms. Phia and moderator Mam Aam. The theme is Membuat Resume Mendunia. Very amazing to me, because I want to try in English language.

Wadidaw... serasa seperti duduk di bangku sekolah ingat pada masa dulu, saat sekolah mohon maaf sebelumnya bahasa Inggris adalah mata pelajaran yang selalu saya hindari. Rasanya sungguh sangat berat mengikuti pelajaran ini. Perlahan saya coba tantangan yang diberikan Ms. Phia sebagai pemateri, mencoba memberikan pendapat tentang Om Jay dalam bahasa Inggris. I want to try because is challenge.

Materi yang disampaikan Ms. Phia adalah kemampuan membuat resume dalam bahasa Inggris, sehingga dapat membagikan blognya pada orang yang berada di luar negeri. Menurut Ms. Phia membuat resume menggunakan bahasa asing sangatlah mudah, tetapi bagi saya yang tidak memiliki kemampuan berbahasa asing sangatlah sulit. Ms. Phia mengatakan bahwa yang membuat sesuatu itu sulit adalah pemikiran kita. Benar perkataan Ms. Phia apabila mindset kita berfikir sulit maka kita akan merasa sulit dan takkan pernah mencoba. Tetapi apabila kita beranggapan mudah tentu ada keinginan untuk mencobanya.

Ms. Phia mencoba mengajak para peserta untuk mencoba, Let's try your English Skill_ ayo kita cek kemampuan English Bapak ibu. Bu Aam grup kita buka 10 menit yaa. Coba bapak ibu buat tulisan berupa mini paragraph, dari gambar berikut dalam bahasa Inggris . Ditunggu yaa.. 10 menit saja lalu kita tutup kembali. Silahkan.... Apa yang dianggap sulit saat menulis dalam English? Hem rasa tidak percaya dan belum berani mencoba untuk buat resume menggunakan bahasa Inggris. Ada rasa malu dan tidak percaya diri apabila ada kesalahan dalam berbahasa Inggris.

Menurut Ms. Phia Online Tools / Aplikasi yang bisa di gunakan untuk menulis dalam bahasa Inggris apa saja? 
1. Google Translate
2. U Dictionary
3. Webster Online Dictionary
4. Oxford online Dictionary
Ada rasa dan keinginan untuk mencobanya. Selanjutnya Ms. Phia selalu bterus memberi motivasi untuk para peserta. Bapak Ibu Penulis hebat, saya adalah seorang penerjemah langsung yang disebut dengan Interpreter juga penerjemh tulisan yang disebut dengan Translator. Saya bisa menerjemahkan referensi, berupa buku atau panduan dan surat surat penting dalam bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia begitu pula sebaliknya. Buku Pertama saya yang saya tulis dalam Bahasa Inggria saya Beri judul *From Blog To Book*  Ini merupakan buku hasil resume belajar menulis pertama yang ditulis Ms. Phia dalam bahasa Inggris. Menurut saya kemampuan Ms. Phia sungguh tidak dapat disangsikan lagi. Sebagai guru bahasa Inggris dan memiliki kemampuan dapat berbicara beberapa bahasa asing.

Ms. Phia menjelaskan, meskipun hasil penerjemahan dri Google Translate sekarang sudah sangat berkembang lebih baik, dulu kalau kita menerjemahkan dengan Google Translate hanya bisa diterjemahkan per kata, hingga jika diterjemahkan dalam kalimat akan terdengar rancu, tapi sekarang bahkan ungkapan pun hasilnya sangat baik. Tapi kita masih membutuhkan tugas seorang translator karena mereka lebih handal dalam memilih diksi yang tepat dan sesuai dengan kelimuan yang akan diterjemahkan. Dan Kita semua bisa menjadi penerjemah serta penulis dalam Bahasa Inggris. Karena ada Mbah Google, dan banyak translate yang membuka jasa translation.

Materi yang disampaikan Ms. Phia memang sungguh menantang peserta, semoga saya dapat mempraktekkannya di masa yang akan datang. Apabila kita tidak pernah mencoba bagaimana kita bisa tahu di mana kesalahan kita. Beberapa peserta memberikan pertanyaan dan dijawab dengan lugas dan jelas oleh Ms. Phia sebagai pemateri, sesuai dengan materinya membuat resume menggunakan bahasa Inggris, karena  Ms. Phia satu - satunya yang telah membuat resume dengan bahasa Inggris. 

Salah satu pertanyaan peserta yaitu Bunda Susi dari Kayu Agung. Gel. 21
Izin bertanya Ms. Phia
Kosa kata English saya kurang sekali, dan saya butuh waktu lama untuk menterjemahkan maksud saya dalam bahasa English. Gimana cara mengatasinya lalu tips jitu apa sih yang bisa atasi insecure ini? Terima kasih🙏
Langsung dengan sigap dan sangat jelas Ms. Phia menjawab pertanyaannya :
1. Menerjemahkan bisa dibantu beberapa tools.. Bisa Google Translate untuk online banyak juga tools lain yang bisa di coba pakai seperti aplikasi U dictionary, sekarang lagi biasakan jika menerjemahkan sendiri, garis bawahi dulu kata kata yang dianggap baru baca atau baru lihat, selain menemukan kata baru, menerjemahkan pun akan melatih penguasaan Vocabulary. 
2. Insecurity itu biasanya muncul karena kita merasa kurang menguasai, kurang bisa, dan kurang kurang lainnya yang dirasa membebani pikiran.. Tentunya dalam penggunaaan English itu insecure karena kita jarang menggunakannya, A la bisa karena biasa. Saya selalu tekankan, kalau merasa tidak bisa terus dan terus tidak mau mencoba, yaa akan begitu saja hasilnya. 
Hilangkan insecurity dengan 
1. Coba tabrak lari, pakai dulu, bicara dulu, tulis dulu, masalah benar salah masalah nanti bisa di perbaiki. 
2. Yakin saja saat kita Fokus pada tujuan, apapun halanngannya termasuk rasa takut di tertawakan atau takut salah akan hilang dengan sendirinya, toh kalau kita dalam proses belajar, dan yang pasti.. Belajar anti ngeri.. 
3. Trust yourself. Believe in what you can do, Insecurity hadir karena kita kurang mempercayai kemampuan kita. 
4. You can do anything good if you start doing it!. Kalau tidak mulai kapan mau jadi bagusnya? 

Terima kasih atas materinya Ms. Phia semoga ada peserta yang mengikuti membuat resume menggunakan bahasa Inggris. Saya akhiri dengan kata yang menjadi penyemangat bagi saya.
" I wish it Will be come true "

Sabtu, 27 November 2021

GURU

GURU


Langkah tegap kokoh penuh harapan
Tatap maju bayangkan masa depan
Baju rapi selalu menjaga penampilan

Santun bersikap tenangkan hati murni
Tauladan generasi muda insani
Pandangan ke depan mengisi nurani
Goyahkan tembok kokoh penuh tirani

Guru idolaku guruku tersayang
Bangkitkan jiwa dan semangat juang
Menjadi pandu sejak dulu hingga sekarang
Tak kenal menyerah itu pantang
Tutur bahasa sejukkan hati gersang

Ilmu yang dilukiskan lekat disanubariku
Ajarkan pengetahuan bekal hari depanku
Jasamu tak terhitung dalam kehidupanku
Tulus ikhlas tatapmu iringi langkahku
Tak tergantikan dengan amal baktiku
Terukir nama besarmu direlung hatiku

Maafkan tingkah usil kami padamu
Lisan salah berucap hingga kecewakanmu
Kemalasan kerjakan tugas darimu
Kurang tanggung jawab taati ucapanmu Banyak kebaikan setiap didikanmu

Semua dilakukan pada waktu dulu
Menuntut ilmu di masa kanak dahulu
Tak terasa semua kenangan telah berlalu
Dalam hati kusematkan jasamu selalu

Semoga engkau bahagia selamanya
Ingat selalu ilmu pengetahuan semuanya
Salam hormatku atas semua jasanya




Pangkalpinang, 27 November 2021
Karya : Susan Anggraini


Jumat, 26 November 2021

Poin Buku Pada Kenaikan Pangkat PNS


Judul : Pelatihan Belajar Menulis PGRI
Tanggal : 26 November 2021
Resume : 24
Gelombang : 21
Tema : Poin Buku Pada Kenaikan Pangkat PNS
Narasumber : Imron Rosidi

Jumat malam nan indah..
Angin berhembus lembut sejukkan jiwa
Pandangi cahaya rembulan lembut
Gelap malam yang tak begitu pekat
Hantarkan aku tersenyum manja
Ikuti pembelajaran malam ini..

Ya Allah... Sematkan ilmu berguna dalam pikiran ini
Hingga dapat ikuti sampai selesai dan targetkan buku solo cantik sebagai karya indah
Persembahan untuk orang-orang yang memiliki cinta tulus merasuk sanubari..

Malam kedua puluh empat tanpa disadari telah dilalui dalam belajar menulis bersama PGRI. Pemateri malam ini adalah Bapak hebat seorang Kepala SMA Negeri 1 Bangil, tim penilai kenaikan pangkat guru pusat beliau adalah Bapak Dr. Imron Rosidi, M.Pd dengan moderator Bapak Dail yang merupakan alumni belajar menulis bersama PGRI angkatan ke 20. Materi pembelajaran malam ini adalah Poin Buku Pada Kenaikan Pangkat PNS.

Rasa gayung bersambut materi malam ini untuk mengobati rasa penasaran dan kebingungan masalah kenaikan pangkat seorang PNS. Alhamdulillah bersama pelatihan menulis ini saya sangat berterima kasih kepada panitia yang terlibat atas diberikannya banyak ilmu yang sangat bermanfaat bagi saya. Pemateri yang mengisi pelatihan ini semua orang-orang hebat yang sangat luar biasa mau membagikan ilmu pengetahuan, pengalaman yang sangat berharga bagi semua peserta pelatihan ini.

Diawali dengan sapaan Pak Dail sebagai moderator yang memperkenalkan Bapak Imron sebagai pemateri, kemudian disambung dengan sapaan Bapak Imron dengan ramah menyapa para peserta pelatihan. Materi malam ini disampaikan berupa power point yang sangat lengkap berisi mengenai materi kenaikan pangkat untuk PNS. 

Menurut Bapak Imron untuk kenaikan pangkat kita harus memenuhi persyaratan kecukupan nilai yang terdiri dari :
- Pengembangan diri
- Publikasi Ilmiah
- Karya Inovatif
Untuk jumlahnya disesuaikan dengan golongan yang akan kita usulkan.


Dalam mengusulkan kenaikan pangkat sebaiknya jumlah nilai yang diperoleh lebih dari target nilainya, sehingga apabila ada yang tidak termasuk dalam penilaian, nilai kita masih bisa mencukupi target dari nilai kenaikan pangkat sesuai golongan yang kita ajukan. Bapak Imron juga memaparkan mengenai contoh-contoh buku publikasi ilmiah, buku karya inovatif, sehingga para peserta dapat lebih memahami jenis buku yang dapat diakui saat mengajukan kenaikan pangkat.


Bapak Imron juga menjelaskan mengenai angka kredit buku yang dapat diajukan untuk kenaikan pangkat.

Dalam menjawab pertanyaan yang saya ajukan secara langsung beliau membagikan panduan dalam penyusunan kenaikan pangkat PNS yaitu Buku 4 tahun 2019 dan buku 5 tahun 2019 mengenai Pedoman Kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB).

Begitu lengkap dan jelas materi yang disampaikan Bapak Imron. Semua pertanyaan yang diajukan dijawab dengan sangat jelas sekali oleh Bapak Imron. Terima kasih atas penjelasannya pak, semoga para peserta jelas dalam mengajukan kenaikan pangkat, sehingga buku dan nilai yang diajukan dapat berhasil dihitung dalam kenaikan pangkat sebagai PNS. 

Rabu, 24 November 2021

Menjadi Penulis Penerbit Mayor


Judul : Pelatihan Belajar Menulis PGRI
Tanggal : 24 November 2021
Resume : 23
Gelombang : 21
Tema : Menjadi Penulis Penerbit Mayor
Narasumber : Joko Irawan Mumpuni

Malam... Aku bahagia..
Mendengar namanya, entah kenapa rasa ingin berhadapan langsung dengan orangnya..
Melihat gambarnya, koq aku merasa dekat..
Apakah hanya halusinasi saja ?
Ataukah hayalan yang tak kesampaian ?
Tapi aku merasakan hangat... Mengalir kesanubari..

Apakah ini harapan pungguk merindukan bulan...?
Aku tak mau... Aku mau ini jadi kenyataan
Dapat diterbitkan penerbit mayor, sungguh prestasi yang membanggakan
Aku akan berteriak...
Ayah .. ibu.. keinginan ini semoga tercapai
Wahai dunia.. jadilah saksi dalam peradaban ini..

Malam ini adalah malam ke dua puluh tiga dari pembelajaran belajar menulis bersama PGRI. Pemateri malam ini membuat saya merasa seperti terbangun dari tidur, membuat hayalan merasuk pikiran panjang. Beliau adalah Bapak Joko Irawan Mumpuni, orang hebat yang memimpin penerbit Andi. Didampingi moderator Mr. Bams seorang guru informatika yang begitu ramah menyapa para peserta pembelajaran. Materi pembelajaran malam ini adalah Menjadi Penulis Penerbit Mayor.

Inilah sosok Bapak Joko seorang Direktur penerbitan, penerbit Andi yang memiliki banyak pengalaman tentang dunia penerbitan, sekilas beliau menceritakan bagaimana proses awal seorang penulis untuk mengajukan karyanya kepada penerbit. Bagaimana merasakan ditolak penerbit, keluar masuk penerbit, sampai merasakan kebanggaan saat tulisan kita diterbitkan oleh penerbit mayor. Menurut Bapak Joko, ketika sudah ada kemauan yang kuat untuk menulis buku, maka pertanyaan selanjutnya adalah kapan mulai menulis dan menulis buku apa? Awas jangan sekedar menulis buku asal jadi bila tidak ingin naskah buku kita ditolak oleh penerbit. Kita harus tahu pertimbangan utama penerbit dalam menerima naskah buku untuk diterbitkan yaitu:
Karena penerbit adalah perusahaan maka kita harus tahu posisi perusahaan itu di mana, di mana pula posisi penulis , pembaca dll. Berikut adalah gambar besar industri penerbitan buku:

Jadi hanya ada 4 pihak utama yaitu Penerbit, Penulis, penyalur, Penulis lalu pembaca atau pasar buku. Namun demikian perkembangan literasi di Indonesia belum seperti yang banyak pihak harapkan karena masih ada hambatan-hambatan didalamnya. Hambatan terbesar menurut saya adalah kurangnya minat baca masyarakat Indonesia sehingga penggemar buku sangat sedikit, baik dikalangan masyarakat maupun pelajar. Kebanyakan orang zaman sekarang ini lebih menyukai gadget dibandingkan dengan membeli dan membaca buku.

Gambar ini menunjukkan proses naskah menjadi sebuah buku yang dapat dibaca oleh orang banyak. Dimulai dari penulis mengajukan naskah, kemudian penilaian naskah, apakah naskah diterima atau ditolak. Bila diterima maka akan ada surat pemberitahuan dan dibuat softcopy nya, dilanjutkan edit naskah, proses desain cover dan setting, disertakan profil penulis, setelah itu koreksi komputer dan manual. Dilanjutkan cetak film, cetak cover, cetak isi buku, kemudian dijilid, dilanjutkan wraapping dan terakhir didistribusikan sehingga sampailah ke tangan pembaca. Bila dilihat sungguh proses panjang untuk menghasilkan sebuah buku, dengan begitu saya menjadi tahu betapa berharganya sebuah karya buku yang telah ditulis seseorang hingga sampai diterbitkan. Sungguh perjuangan yang luar biasa.

Bapak Joko menjelaskan apa yang diperoleh penulis terbagi menjadi empat yaitu : 
- Peningkatan finansial dapat dirasakan langsung apabila buku karyanya sudah diterbitkan penerbit mayor
- Peningkatan karir tentu seiring dengan diterbitkan buku otomatis dapat selaras dengan karir yang semakin gemilang.
- Kebutuhan bathin akan tersalurkan dengan terukirnya nama kita pada sampul buku, tentu saja kita akan dikenang oleh orang banyak, dengan karya memberi manfaat bagi banyak orang.
- Reputasi seseorang akan naik dengan adanya karya tulisan yang diterbitkan penerbit mayor. Ini semua akan selaras dengan kesuksesan seseorang menjadi penulis hebat.

Bapak Joko mengatakan apabila kita dalam menulis asal jangan menulis saja, supaya dapat diterima penerbit kita harus melihat bagaimana selera konsumen yang akan menjadi peminat buku kita. Sesuai dengan penilaian dari penerbit.

Dalam menulis menurut Bapak Joko kita harus dapat mencari tema yang populer dikalangan masyarakat. Beliau menjelaskan bagaimana mencari tema tema tulisan yang popular atau sedang ngetrend diburu oleh para calon pembaca. Untuk mengetes apakah tema yang kita pilih sedang ngetrend atau tidak dapat kita uji dengan Google Trend seperti contoh berikut ini:
Menurut Bapak Joko salah satu yang menentukan apakah nama penulis nya punya nilai jual atau tidak biasanya penerbit akan cek CV dari penulis tersebut kemudian mengkonfirmasi dengan data Google Cendekia, akun sosmednya berapa followernya, berapa jumlah pertemanannya, berapa jumlah subscribernya dll. Berikut contoh gambar penulis yang memiliki angka tinggi di google cendekia:

Yang paling sering ditanyakan oleh penulis salah satunya adalah ”berapa oplah cetak buku tersebut” nah jawabnya tergantung dari apakah tema buku itu memlki daur hidup yang panjang atau pendek, apakah tema buku tersebut memiliki pasar yang lebar? Yang paling besar oplahnya (jumlah eksemplar dicetak) dalah bila memiliki tema dengan daur hidup panjang serta memiliki pasar yang luas, sehingga bias digambarkan dengan kwadran seperti ini:
Kini format konten buku tema buku sudah harus menyesuikan dengan perkembagan pemasaran yang baru yaitu Marketing 5.0. lalu apa yang dimaksud dengan Marketing 5.0 adalah:
Saluran yang ada ditengah toko buku misalnya akan terpangkas, karena pembaca lebh suka beli langsung dari penerbit biasa dengan online. 

Inilah gambar bagimana middleman akan hilang: Pergeseran perilaku konsumen juga akan mempengaruhi tema-tema buku apa saja yang akan laku. 
Berdasarkan gambar di atas dapat dilihat bahwa peminat buku yang paling besar adalah buku fiksi sebesar 75% hal ini menunjukkan bahwa pembaca lebih menyukai cerita yang menghibur pembaca. Posisi kedua nonfiksi 41% biasanya mengenai buku pembelajaran yang diminati para pelajar. Inilah contoh buku yang banyak diminati masyarakat sebagai pembaca karya tulisan dari seorang penulis.

Banyak peserta yang memberikan pertanyaan dan dijawab dengan lugas dan jelas oleh Bapak Joko. Peserta juga banyak berharap tulisannya dapat diterbitkan oleh penerbit mayor. Sehingga dapat menghasilkan apa yang telah menjadi tujuan masing-masing peserta belajar menulis. Terima kasih atas materi yang telah Bapak Joko sampaikan. Semoga dapat terwujud keinginan menjadi penulis pada penerbit mayor.