Menu

Kamis, 16 Juni 2022

DUA REMAJA

Menginjak usia empat puluh dua tahun ini tanpa terasa banyak cerita yang telah dilalui. Masuk dalam usia dewasa ini membuat saya lebih banyak berpikir dan mempertimbangkan setiap mencari solusi pemecahan pada masalah yang dialami. Sebagai ibu dari dua orang anak yang sudah remaja, harus bisa menjadi teman dalam curhatan mereka. Dari cerita sekolah sampai keseharian di rumah semua tercurah saat ada waktu senggang. Tawa canda keakraban mewarnai percakapan kami. 

Hari menjelang sore berbalut awan putih yang mulai berwarna kemerahan karena senja. Saat saya sedang duduk bersantai di depan kolam ikan yang berada di bagian belakang rumah, datanglah anak sulung dan menghampiri. Dengan wajah sedikit malu diva mulai menyapa dan tersenyum manis. Ada sesuatu hal yang ingin ditanyakan kepada saya. Sepertinya diva  sudah mempersiapkan suatu pertanyaan yang ingin diutarakan. 

Bisiknya dengan suara yang lembut seraya mendekati saya duduk di tepi kolam "Ma.. bolehkah kita mengagumi seseorang ?" tanyanya dengan penuh rasa ingin tahu. Ada rasa terkejut mendengar pertanyaan anak saya yang pemalu ini. Saya tersenyum dan dengan kehati-hatian menjawab pertanyaannya. Hal ini dikarenakan saya tidak ingin melukai perasaannya yang sangat halus. "Kalau hanya sekedar mengagumi, itu tidak masalah tetapi jangan terlalu jauh dan menghabiskan banyak waktu untuk memikirkan seseorang", jawab saya dengan tegas dan menatap sayang pada diva.

Di dalam hidup ini kita diciptakan yang Maha Kuasa memang berpasang-pasangan, tetapi kalau saat sekarang kita sudah mengenal lawan jenis dikhawatirkan tujuan utama dalam kehidupan kita agak sedikit terganggu. Sebagai manusia kita harus memiliki cita-cita.

"Apabila kita mengagumi seseorang lebih baik kita mengadu kepada Allah dan meminta semoga Allah dapat memberikan jodoh yang terbaik untuk kita. Seandainya memang dia jodoh yang terbaik tentu ia akan didekatkan dengan kita pada saat yang tepat dan jangan berkecil hati. Seandainya dia tidak baik untuk kita tentu dia akan pergi jauh dan kita harus dapat melupakannya". Harapan saya semoga diva dapat mengerti. 

"Baik ma.... terima kasih atas nasehat mama semoga kedepannya kehidupan diva menjadi lebih baik lagi". Dengan penuh keyakinan akan masa depan, diva menjaga pergaulan nya dengan lawan jenisnya saat di sekolah. Sehingga sampai sekarang diva selalu memikirkan sekolah.

Tak lama berselang datanglah adik bungsu yang ikut nimbrung dalam percakapan saya dan diva. Davina ingin bertanya kepada saya yang duduk disebelahnya. "Ma... Apakah arti mimpi, apabila kita memimpikan seseorang yang kita senangi datang mennemui kita?
Apakah itu akan menjadi kenyataan". Hem.... Hanya tersenyum manis yang saya berikan mendengar pertanyaan anak bungsu kesayangan ini. 

Waduh... ada rasa kerisauan di hati mendengar pembicaraan dua anak remaja ini. Saya jadi teringat pada masa remaja dulu yang dikenal dengan cinta monyet. Banyak cerita dan kenangan pada masa remaja dahulu. Ternyata beginilah rasanya menjadi orang tua yang memiliki dua anak remaja. Kita harus bisa menjadi teman dan sahabat sebagai tempat mereka curhat, sehingga mereka dapat menceritakan apa yang mereka alami dan rasakan kepada orang tuanya.

Perhatian orang tua kepada anak itu sangatlah penting karena dengan perhatian kita dapat mencurahkan rasa kasih dan sayang kepada buah hati. Mereka juga merasa nyaman apabila berada dekat dengan orang tuanya dibandingkan dengan orang lain. 

Masa remaja adalah masa mengenal lawan jenis baik laki-laki maupun perempuan. Pada masa ini kita sebagai orang tua harus mendapat memberi perhatian ekstra kepada anak-anak kita supaya tidak salah dalam pergaulan. Sebagai anak jangan pernah malu bercerita kepada orang tua, dan sebagai orang tua kita harus memiliki waktu yang cukup untuk berbincang-bincang kepada anak supaya kita dapat mengetahui perkembangannya. Di masa sekarang ini memiliki anak baik laki-laki maupun perempuan itu sama saja mereka selalu menginginkan perhatian dari orang tuanya.

Berbagai cerita yang mereka alami, semua di utarakan dua anak remaja ini kepada saya. Sebagai ibu saya harus dapat mendengarkan dengan baik dan memberikan solusi yang tepat pada permasalahan yang mereka hadapi. Dengan begitu anak dapat mengerti mana hal yang baik dan mana hal yang salah dalam menjalani kehidupan ini.  

Tanamkan jiwa dan karakter kejujuran di dalam diri anak kita supaya dia dapat menjadi orang yang hidupnya lebih terarah. Dengan jujur tentunya kehidupan di masa depannya akan menjadi lebih baik. Selain itu kita juga harus menanamkan nilai-nilai agama yang kuat kepada anak, karena inilah yang akan menjadi benteng bagi mereka dalam bergaul dengan teman sebayanya. 

Dengan keimanan yang kuat semoga anak kita akan terhindar dari perbuatan yang keji dan mungkar. Kesuksesan orang tua dapat dilihat dari bagaimana dia dapat menggiring anak-anaknya menjadi orang sholeh yang berguna bagi nusa dan bangsa serta menjadi orang-orang yang berkepribadian baik. Sebagai bekal dalam kehidupan di masa yang akan datang.

Semoga tulisan ini dapat memberikan manfaat bagi kita sebagai orang tua. Sebaiknya kita selalu memberikan waktu untuk memperhatikan perkembangan anak. 

Ikan belanak di atas meja,
Hendak di pilah anak bangsawan,
Bila anak sudah mulai remaja,
Kita anggaplah seperti berkawan.













Rabu, 15 Juni 2022

WALIKELAS

Menjadi seorang guru adalah profesi terbaik bagi seseorang yang memiliki cita-cita mulia. Mendidik dan mengajarkan ilmu pengetahuan yang berguna bagi siswa-siswa di sekolah merupakan amal jariyah. Ilmu pengetahuan yang baik dapat bermanfaat bagi siswa untuk bekal pada masa depannya. Suri tauladan yang baik dari seorang guru dapat menjadikan siswa-siswa memiliki karakter baik, sehingga mereka dapat diterima dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam menjalankan tugas di sekolah sebagai tempat saya mengaktualisasikan diri, ada satu peranan yang harus saya jalani dengan sepenuh hati. Peran tambahan itu adalah menjadi walikelas pada jurusan teknik permesinan. Walikelas adalah sosok orang tua yang selalu memperhatikan, membimbing, menasehati siswa layaknya seperti anak sendiri. 

Selama tiga tahun saya menjadi walikelas teknik permesinan 2 bermacam kejadian dan peristiwa yang telah dialami. Ada suka dan duka masa-masa yang telah dilalui selama menjadi walikelas. Mendidik siswa yang semuanya anak laki-laki memerlukan sedikit tenaga ekstra. Demi kesuksesan mereka semua saya harus memperhatikan perkembangan mereka selama di sekolah dengan sepenuh hati. Sebagai amanah dari orang tua yang telah menyekolahkan anaknya di sekolah ini.

Seiring berjalannya waktu menjadi walikelas, akan merasakan suatu kebahagiaan apabila siswanya menjadi juara umum saat diumumkan dalam pembagian rapot semesteran. Rasa bahagia itu menjadi suatu kebanggaan karena telah berhasil membina siswa memiliki berprestasi.

Dengan membina siswa laki-laki pada jurusan pemesinan, ada juga hal yang membuat saya menguras pikiran. Hal yang ditemukan adalah saat siswa bermasalah dengan kehadiran. Ada beberapa siswa yang sering kesiangan untuk datang ke sekolah dikarenakan begadang bermain game online di rumahnya. Sehingga mengakibatkan kekurangan waktu istirahat, dan bangun kesiangan. 

Jadwal masuk di sekolah kami tepat jam 07.00 WIB, apabila lewat dari jam tersebut artinya siswa tersebut terlambat dan tidak diperbolehkan masuk. Seandainya kejadiannya sudah seperti ini mereka akan pulang ke rumah dan tidak kembali lagi ke sekolah. Sementara gerbang sekolah akan dibuka kembali pada jam 08.30 WIB. Inilah yang membuat mereka bermasalah dalam hal kehadiran, dan siswa ketinggalan pelajaran.

Untuk mengatasi hal ini sebagai walikelas bekerja sama dengan guru BK untuk membina siswa tersebut. Seandainya lebih dari tiga hari ketidakhadiran siswa tanpa keterangan, langkah selanjutnya pemanggilan orang tua. Alhamdulillah setelah berkoordinasi dengan orang tua, siswa tersebut dapat berubah dan tidak mengulangi kesalahannya.

Pembelajaran berlangsung selama tiga tahun atau enam semester harus dilaksanakan oleh siswa. Sebagai walikelas tetap selalu membina dan memantau perkembangan siswa dalam segala hal, baik nilai akademik maupun nilai sikap mereka. Apabila ada permasalahan harus berkoordinasi dengan semua pihak terkait untuk menyelesaikannya.

Sampai pada akhir tahun ketiga menjadi walikelas pada teknik pemesinan 2 (PM2). Saat rapat kelulusan tanggal 2 Juni 2022, diputuskan bahwa kelulusan sekolah kami adalah 100%. Lega bercampur bahagia rasa di dalam hati karena sudah menghantarkan siswa ke gerbang kesuksesan mereka.

Saat acara perpisahan dilaksanakan, walikelas berdiri di atas panggung bersamaan dengan kepala sekolah dan kepala program studi untuk mewisuda para siswa. Rasa haru menyelimuti hati karena menyaksikan kelulusan mereka dan telah menyelesaikan tugas sebagai walikelas.

Melihat tawa kebahagiaan siswa-siswa semua, saya berharap menjadi awal kesuksesan mereka di masa yang akan datang. Saya berdoa di dalam hati semoga mereka semua menjadi sosok insan yang berguna bagi nusa dan bangsa. Menjadi pemimpin yang sholeh dan bertanggung jawab untuk memajukan masa depan bangsa Indonesia.


Selasa, 14 Juni 2022

PERJALANAN

Perjalanan hidup tidak ada yang bisa menebak, semua adalah rahasia Illahi. Sebagai makhluk ciptaan Allah yang Maha Kuasa, kita harus mensyukuri semua ketetapan Nya. Taqdir kehidupan baik itu susah dan senang harus kita jalani. Dengan berpegang teguh pada Al-Qur'an dan Hadist nabi Muhammad SAW itulah pedoman dalam mengarungi kehidupan.

Kehidupan yang saya jalani tidak semudah dongeng cerita Roro Jonggrang, yang dalam semalam Bandung Bondowoso dapat mendirikan seribu candi seperti permintaannya. Lika-liku geliat perjalanan hidup saya lumayan banyak cerita.

Berawal dari guru honor yang tinggal menumpang di rumah penjaga sekolah tempat saya mengajar di SMP negeri 6 Pangkalpinang. Kebetulan rumah itu kosong, dengan meminta izin kepada kepala sekolah saya dapat menempati rumah tersebut bersama suami. Saat siswa-siswa di sekolah itu sudah pulang semua, sepi sunyi terasa menyelinap pada pandangan mata. Sampai malam pun, suara binatang malam yang menjadi teman setia.

Proses kehidupan berlanjut dengan pengangkatan saya dan suami yang lulus sebagai guru bantu. Dari segi penghasilan selama menjadi guru bantu di SMA Depati Amir Pangkalpinang, lumayan dapat memenuhi kebutuhan hidup. Dengan memberanikan diri, kami mencoba untuk kredit motor pada Bank Syariah Bangka. Menurut teman, angsurannya tidak terlalu besar, sehingga kami mencoba mengajukan pembelian motor secara kredit.

Salah satu syarat pembelian motor secara kredit adalah memiliki penghasilan tetap. Saya mengajukan sebagai guru bantu yang setiap bulan ada gaji dari pemerintah. Pengajuan kami dipertimbangkan oleh pihak Bank.

Seiring waktu berjalan, saat ada penerimaan CPNS, saya dan suami mengikuti tes tersebut untuk diangkat menjadi pegawai pemerintah. Selang beberapa bulan hasil kelulusan CPNS diumumkan. Alhamdulillah saya dan suami lulus CPNS. Penuh rasa syukur dan bersemangat, karena cita-cita menjadi pegawai pemerintah kesampaian.

Ternyata pengumuman kelulusan CPNS itu tidak seindah yang saya kira. Dikarenakan pengumuman CPNS keluar dan kami dinyatakan lulus, gaji guru bantu yang dinanti setiap bulan, di stop oleh pemerintah. Sedih rasanya hati ini, sementara harus membayar kredit motor, membiayai kebutuhan hidup dengan anak satu menjadi tanggungan. Sementara penghasilan minim. Hanya air mata mengalir ke pipi, disela kebahagiaan lulus CPNS.

Dengan rasa kesedihan mendalam, saya mengantarkan anak pertama ke Palembang untuk dititipkan pada neneknya. Perpisahan yang sangat mengharukan, saat sedang bahagia dianugerahi anak cantik, pintar, baik seperti Diva, kenyataannya kami harus terpisah. Selama hampir setahun memendam kerinduan pada Diva

Keyakinan dalam hati dan selalu berpegang pada kekuatan doa dan taqdir yang Maha Kuasa semua akan berlalu. Masa indah akan dijelang dengan senyuman dan kebahagiaan untuk saya dan keluarga. Harapan hidup bahagia menjadi tujuan yang tertanam di dalam hati.

Alhamdulillah setelah penantian sekian bulan, ada kejelasan SK CPNS. Saya dan suami dilantik menjadi CPNS dan saya ditempatkan pada sekolah tempat saya menumpang sebagai tempat tinggal. Saya harus bekerja dan mengabdikan diri menjadi pegawai pemerintah. Menjadi seorang guru yang memiliki dedikasi untuk mencerdaskan anak bangsa.

Lega terasa di dalam hati, harapan berjumpa dan bahagia bersama Diva menjadi nyata. Saat liburan kami ke Palembang dan menjemput anak kesayangan. Diva semakin besar, pintar dan cantik. Kami sangat bahagia dapat melepas rindu dan berkumpul bersama Diva.

Sepulang dari Palembang keluarga kami utuh kembali, kehidupan berjalan normal seperti biasa. Tawa riang Diva menjadi pengobat rindu saat lelah pulang bekerja. Diva dapat bercerita dan berkembang seperti anak balita pada umumnya. Dapat merasakan kasih sayang dari kedua orangtuanya. Diva adalah cucu pertama, giliran nenek yang di Palembang yang rindu pada Diva.

Alhamdulillah sekarang diva sudah besar, dan akan melanjutkan kuliah di salah satu universitas di Indonesia. Semoga kesuksesan selalu mengiringi langkah Diva. Menjadi anak sholehah doa yang selalu saya ucapkan untuk anak-anak saya.

Perjalanan kehidupan ini tidak ada yang bisa menebak kemana arahnya. Jalani saja dan syukuri segala apa yang telah terjadi. Jangan pernah mengeluh, harus semangat menuju kehidupan yang hakiki. Mengeluh takkan menemukan solusi, simpan keluhan solusi akan kita temukan. Semoga tulisan ini dapat memberi manfaat bagi kita.


Senin, 13 Juni 2022

Ibu

hatiku terasa gundah gulana...memikirkan yg jauh disana..
mengapa yg jauh terasa dekat..
yang dekat terasa jauh..
dan yang jauh benar2 terasa jauh..
kapankah yang jauh menjadi terasa dekat..
kapankah yang dekat terasa lebih dekat...
dalam hati menahan begitu besarnya gelora rindu..
dalam hati tak sabar ingin bertemu..
dalam tangis tak ingin tertawa..
dalam tawa tak ingin menangis..
tapi hati kelewat rindu..
bener2 terasa rindu..
ingin ku peluk dan kucium keningmu..
ingin bersalaman dan langsung kusentuh..Ya Allahh..
ku rindu...rindu.. sama kamu..
rinduuuuu setengah mati..
sudah lama tak menatap matamu yang syahdu..
sudah lama tak dengar suaramu yang merduu..
IBU..IBU..IBU.. aku rinduuu..rindu... sama IBU..

DURIAN

Bulan ini merupakan suatu keberkahan yang Allah berikan bagi kami sekeluarga. Rezeki bertambah di tengah cuaca ekstrim yang melanda. Banyak rezeki yang Allah limpahkan kepada kami semua. Nikmat sehat, kemudahan dalam segala urusan, ketenangan lahir dan batin, serta rezeki buah durian di kebun. Buah durian di kebun sekarang ini terjual dan langsung diborong tengkulak, jadi kami tidak lagi menunggu durian jatuh di kebun.

Alhamdulillah saya haturkan rasa terima kasih kepada Allah yang Maha Kuasa akan nikmat buah durian yang telah diberikan. Suami memiliki kebun di desa Air Mesu kabupaten Bangka tengah yang telah dibeli sejak tahun 2017. Lokasinya tidak begitu jauh dari rumah kediaman kami. Sekitar 15 sampai 25 menit bila ditempuh dengan sepeda motor. Kebun yang kami beli sudah ditanami batang durian oleh penjualnya sekitar 30 batang dengan ukuran yang cukup besar dan sudah menghasilkan buah.

Cerita pada waktu itu selang beberapa bulan setelah membeli kebun durian ini, Alhamdulillah kami sudah bisa menikmati buah durian. Dengan pohon durian yang ada di kebun lebih dari satu, sehingga buah yang dihasilkan juga memiliki rasa yang berbeda. Ada yang rasanya manis legit, manis pahit, bahkan ada yang rasanya manis lemak seperti susu. 

Durian adalah buah kesukaan anak saya yang bungsu. Apabila dia sudah makan durian rasanya tidak mau berhenti sebelum buahnya habis. Senang rasanya bila melihat anak-anak saat makan durian dengan penuh kebahagiaan. Rasa durian yang manis mewarnai tawa canda mereka saat menikmatinya. Rasa syukur saya dan suami dapat membahagiakan keluarga dengan membeli kebun durian.
Saat panen buah durian banyak, selain hasilnya dijual juga dapat kami berbagi pada sanak saudara. Dengan buah durian yang ada di kebun, dapat menambah rasa persaudaraan dan selalu menjalin silaturahmi bersama keluarga. Silaturahmi dapat menambah keberkahan dan rezeki dari Allah.

Menikmati rasa buah durian yang enak perlu perjuangan, dan tidak semudah pemikiran kita. Dikarenakan buah durian yang bagus dan masak saat dimakan harus jatuh dari pohonnya, bukan sengaja dipetik dari pohon. Sebagai petani durian harus sampai bermalam di kebun menunggu buah durian jatuh. Buah durian sering jatuh pada malam hari, sehingga membuat kita bergadang menunggunya. Apabila tidak ditunggu durian yang jatuh akan hilang diambil orang.

Teringat cerita beberapa tahun yang lalu, dikarenakan Abang ipar yang biasa menunggu durian sedang sakit, jadi saya dan suami yang menunggu durian jatuh di kebun. Saat malam suasana di kebun begitu sepi dan gelap. Hanya terdengar suara jangkrik dan sesekali ada suara motor tengkulak duren yang masuk ke daerah kebun. Dengan suasana sunyi ini sangat jelas terdengar apabila ada durian yang jatuh dari pohon.

Setelah sholat Isya, saya dan suami duduk di dalam pondok kebun sambil berbincang santai, tak terasa sudah larut malam dan mata saya sudah mulai mengantuk. Saat hendak merebahkan badan di lantai pondok yang beralaskan kasur tipis, terdengar suara.. "bug... bug... bug" tiga kali berturut-turut. "Durian jatuh yah" bisikku pada suami. Dengan sigap suami membawa senter dan mencari arah jatuhnya buah durian. Alhamdulillah, tidak berapa lama suami datang ke pondok dan membawa tiga buah durian yang ukurannya cukup besar.

Selang beberapa waktu, saya sudah terlelap tidur. Sementara suami masih berjaga-jaga menunggu jatuh buah durian berikutnya. Tak terasa saya terlelap tidur sampai menjelang subuh dan terbangun pukul 04.00 karena terdengar suara motor yang berhenti di depan pondok. Dari luar pondok terdengar suara memanggil, "Pak.. pak.. ada duren pak", ternyata seorang tengkulak durian ingin membeli hasil tungguan kami semalam.

Segera suami saya membuka pintu pondok dan menemui orang tersebut. Setelah transaksi durian yang berjumlah sepuluh butir yang jatuh semalam dihargai 180 ribu. Tak lama saya keluar pondok dan bertanya berapa duriannya dibeli, "180 ribu" kata suami ku. "Kak, 200 ribu lah harganya, karena yang nungguin durian malam ini bapak dan ibu guru", kata saya sambil tersenyum. Setelah sedikit menawar dan akhirnya tengkulak pun menyetujui harga durian 200 ribu.

Dengan wajah berseri menjelang hari terang saya dan suami pulang ke rumah untuk berkumpul bersama anak-anak. Syukurnya kondisi Abang ipar sudah membaik, akhirnya beliau yang melanjutkan menunggu durian jatuh di kebun. Rasa syukur selalu kami panjatkan kepada Allah atas segala rezeki yang telah dilimpahkan kepada hamba.



Minggu, 12 Juni 2022

IBU

Malam semakin larut, saat saya belum laksanakan sholat Isya rasa kantuk begitu mendera. Berjalan tertatih menuju belakang untuk berwudhu sambil membersihkan rongga mulut, yang sudah bekerja sedari pagi. Selesai wudhu saya tunaikan sholat. Dalam doa terlintas wajah syahdu dan bersahaja, dia adalah Ibu...


Terlintas bayangan saat dahulu, masa kecil yang penuh kenangan bersama ibu. Di masa kecil, saya adalah anak kesayangan ayah dan ibu. Setiap ibu pulang kerja, selalu membawa makanan untuk kami anak tercintanya. Tawa riang kami saat menikmati makanan yang dibawa ibu membuat suasana rumah menjadi senang bahagia.

Meskipun lelah yang ibu rasakan pulang bekerja, melihat tawa bahagia kami menjadi obat lelahnya. Ibu seorang guru yang mengajar pada sekolah menengah di kota Pangkalpinang. Ibu adalah pendidik yang berkharisma dan memiliki karakter tegas pada siswa. Sosok guru yang bersahaja dan selalu akrab pada banyak siswa. 

Saya anak ketiga dari empat bersaudara. Kakak tertua bernama Susi sangat sayang dan begitu perhatian pada saya sampai sekarang. Abang yang kedua bernama Dedi, beliau juga sangat menyayangi saya, meskipun kini sudah tiada. Tahun 2017 dia meninggal dunia karena penyakit diabetes. Adik bungsu saya bernama Dian, kami begitu akrab bahkan ada yang bilang seperti anak kembar.

Ibu selalu mengajarkan kami semua untuk selalu berlaku sopan dimanapun kita berada. Tutur kata yang baik, salam dan sapa harus diterapkan kepada semua orang. Dalam belajar menuntut ilmu, ibu selalu berpesan tuntutlah ilmu setinggi langit supaya kalian dapat hidup senang di masa depan. Jangan pernah tinggalkan sholat dan selalu mendekatkan diri pada Maha Kuasa. Kejujuran dan tanggung jawab modal utama dalam bekerja, sehingga kita dapat dipercaya oleh orang. Begitu bermakna dan merasuk hati semua nasehat yang ibu sampaikan.

Sekarang ibu berada di rumah kediaman kakak tertua. Rasa rindu selalu menggoda untuk berjumpa dengan ibu. Ingin memeluk tubuh ibu yang tak sebesar dahulu. Mencium dan bersujud di depan pangkuan ibu, sambil mengingat kenangan di masa dahulu.

Begitu besar jasa ibu yang melahirkan dan membesarkan anak-anaknya tanpa pamrih. Bekerja mencari nafkah membantu ayah, namun tetap menjalankan kewajiban sebagai ibu rumah tangga. Begitu mulia hati seorang ibu. Perjuangan seorang ibu takkan pernah dapat terbalaskan sampai kapanpun.

Ingin bertemu langsung dengan ibu, membuat hati selalu terbayang akan kelembutan dan kesahajaannya. Banyak hal yang dapat saya ingat sampai sekarang semua nasehat ibu. Semoga suatu hari saya dapat mengunjungi ibu dan menumpahkan kerinduan pada ibu tersayang. Besar harapan dan doa semoga Ibu sehat dan bahagia selalu.

Sabtu, 11 Juni 2022

PANGERAN

Sabtu... Andai kau tahu rasa itu
Tentu hanya tersenyum manis kau berikan padaku
Aku berdebar.. sedikit gugup dan terdiam termangu
Mengapa rasa itu menyelinap manja sentuh secuil keraguan
Bukankah harus ku genggam keyakinan besar di hati ku
Rasa penuh kemantapan melangkah ke depan, hiraukan keraguan yang sesekali datang 
Yakinkan hati... Aku bisa!!

 
Sore menjelang magrib, saya duduk sendiri di kamar tempat terindah yang selalu dinantikan. Rasa badan cukup penat dan letih bercampur rasa kantuk yang mendera. Dengan mengambil gawai manis di atas meja, saya baca satu persatu chat wa yang masuk. Ups... Ada rasa yang sedikit menggoda setelah melihat list daftar penulis hebat yang sudah tersusun rapi.

Bagaimana dengan saya, belum menyetorkan naskah dalam tantangan menulis Om Jay. Semua tulisan di blog nya begitu menginspirasi, keren dan pasti bermanfaat bagi semua. Sementara saya setelah membereskan pekerjaan rumah, baru akan mulai menulis. Menulis tentang cerita hari Sabtu perjalanan saya bersama keluarga tercinta.

Dari semalam sudah direncanakan bahwa perjalanan besok pagi kami sekeluarga akan rekreasi ke pantai. Pantai yang menjadi tujuan kami adalah pantai yang banyak batu karang, yang berguna untuk mengisi penyaring pada kolam ikan koi.

Awali cerita hari ini dengan menceritakan hobby suami yang senang memelihara ikan koi. Selain kesenangan suami, memelihara ikan koi adalah kesukaan saya dan keluarga. Dikarenakan kolam ikan koi yang awalnya berukuran tidak begitu besar, dengan jumlah ikannya yang banyak, menuntut untuk membuat kolam lagi dengan ukuran yang lebih besar dan lebih dalam. 

Dengan ukuran kolam yang lebih besar mengharuskan pemilik kolam menyediakan media yang lebih banyak pada penyaringannya. Supaya air yang dihasilkan dalam penyaringan menjadi lebih bersih. Air yang bersih dan jernih membuat mata lebih nyaman memandang.

Media kolam yang diperlukan adalah batu karang jahe, arang, jaring nelayan serta didukung dengan mesin pompa air kolam yang berkapasitas besar. Semua media disusun dan dimasukkan pada penyaringan, sehingga dapat bekerja secara efektif untuk membersihkan air kolam. Supaya dapat menghasilkan air kolam yang baik dan cocok untuk pemeliharaan ikan koi. 

Sabtu pagi kami semua sudah diajak mempersiapkan diri oleh suami untuk pergi ke pantai. Pulau Bangka banyak sekali tujuan destinasi wisata berupa pantai dengan pemandangan yang sangat indah. Untuk memenuhi batu karang jahe yang dibutuhkan untuk kolam kami mencarinya di pantai. Sembari rekreasi menikmati indahnya pantai, sambil mengumpulkan batu karang sebagai media kolam.

Penuh semangat dan sangat cekatan kami sekeluarga mengumpulkan batu karang jahe. Tanpa terasa karung tempat mengumpulkan batu karang jahe penuh sesuai dengan target pengumpulan. Setelah semua selesai kami sekeluarga berkemas untuk masuk ke mobil dan bersiap pulang ke rumah.

Dalam perjalanan pulang si bungsu Davina berkata " Ma, perut adek lapar, kita mampir ke rumah makan Pangeran ya Ma". Tersenyum manis saya mendengarkan permintaan anakku yang manis ini. "Iya ma, Alhamdulillah lumayan banyak batu karang jahe yang kita kumpulkan, perut ayah juga sudah lapar", sahut suami saya yang tetap fokus menyetir mobil.

Tanpa terasa sampai lah kendaraan kami dan segera parkir di halaman depan rumah makan Pangeran. Rumah makan Pangeran adalah rumah makan dengan konsep bangunan didesain mewah dibandingkan dengan rumah makan lain di kota kami. Makanan yang tersedia merupakan masakan yang berasal dari Padang. Dengan cita rasa yang khas, membuat kita sangat menikmati sajian makanannya. 

Semua makanan tersaji rapi dan apik dengan peralatan makan seperti hotel berbintang. Melihat penampilan dan sajian makanannya sungguh membuat lidah semakin tergoda untuk segera menyantapnya. Begitu nikmat dan lahapnya kami sekeluarga menikmati lauk pauk dan nasi yang disajikan. "Alhamdulillah begitu besar nikmat Mu ya Allah atas segala rezeki yang telah Engkau berikan" bisik saya dalam hati.

Selesai menyantap makanan yang telah disajikan, suami membayar tagihan yang telah tertera. Sungguh tiada terduga, rumah makan mewah tampilannya tetapi harga makanannya tidak mahal. Membuat rasa ingin kembali lagi menikmati makanan yang disajikan di rumah makan Pangeran.

 Alhamdulillah dengan hati senang dan bahagia kami memasuki mobil dan melanjutkan perjalanan pulang ke rumah. "Alhamdulillah perut diva kenyang sekali ma, terima kasih ma", ucap anak sulung saya yang duduk di bagian belakang. "Memang pangeran adalah penolong adek dari kelaparan" celoteh anak kami. Kami semua sangat bersyukur dan menikmati perjalanan hari ini. 

Rasa syukur itu membuat hidup kita semakin berkah. Semua cobaan hidup yang pernah diberikan Allah Yang Maha Kuasa membuat hidup kita semakin dewasa dalam menyikapi semua masalah. Susah senang rasa di hati kita sesuai dengan jalan hidup yang telah ditakdirkan.

Demikianlah cerita hari ini semoga dapat memberikan manfaat bagi kita semua. Berusahalah menggapai bintang di langit, karena dengan tidur, bintang takkan dapat diraih.

Jumat, 10 Juni 2022

Dermaga ku

Dermaga indahku.....Berharap kapal sayangku kan bersandar dan berlabuh...
Menunggu dan selalu menunggu...
Setiap saat menunggu...
Dihari perjanjian dibuat....
Kapal tak kunjung datang...
Telah siap dermaga menanti...
Berharap kapal kan menumpahkan seluruh isi muatannya yang penuh cinta,kasih dan sayang...
Dermaga ku....hanya terdiam termangu...
Ternyata kapal belum berlabuh..
Karena kapal sayang ku diterpa badai kecil dilautan hati....
Kapal sayang ku..tetap kan selalu ku tunggu 
Kapan kau akan bersandar dan berlabuh di dermaga indah ku...

HARI INI

Memulai kegiatan hari ini membuat saya sedikit terkesima dengan tantangan menulis dari fouder belajar menulis bersama PGRI yaitu Om Jay. Sosok beliau yang sederhana, ramah dan santun membuat saya kagum dibuatnya. Menurut saya beliau orang hebat, tapi tetap familiar di hati semua guru di Indonesia.

Pada hari Selasa tanggal 7 Juni 2022, beliau mengikuti ujian Doktoral. Secara live melalui aplikasi zoom, saya di undang Om Jay untuk menghadiri ujian tersebut. Saya mengikuti jalannya sidang dengan seksama. Mendengar Om Jay menjawab semua pertanyaan dari semua Profesor yang menguji, terpetik rasa haru di hati. Dalam jawaban Om Jay selalu mengkaitkan grup belajar menulis yang telah berlangsung dari gelombang 1 sampai gelombang 26. Itu artinya Om Jay selalu mengingat guru guru se-Indonesia di manapun kita berada.

Menulis dan literasi selalu di hati Om Jay, baik dari guru bahkan sampai siswa. Om Jay selalu memikirkan cara bagaimana dapat membangkitkan semangat menulis bagi semua orang. Sesuai dengan jargonnya " Menulislah setiap hari, lihatlah apa yang akan terjadi". Ujian Doktor beliau juga membahas mengenai menulis di kalangan siswa.

Berdasarkan pengalaman dan motivasi Om Jay yang begitu besar, beberapa waktu yang lalu saya mencoba menulis dengan tema "Pepaya" tantangannya. Setelah selesai saya membuat tulisan di blog, saya kirimkan tulisannya pada Om Jay. Alhamdulillah tanpa saya duga, saya mendapat bingkisan buku dari Om Jay. Ini link blognya.
http://susansukses.blogspot.com/2022/06/pepaya-manis.html  

Senang sekali rasa di hati, ternyata berlaku ungkapan Om Jay, dengan menulis setiap hari, kita akan dapat memperoleh sesuatu. Hal ini tidak cukup sampai di sini, kepuasan dan ketekunan dalam menulis harus dilakukan setiap hari. Kita harus dapat selalu memotivasi diri untuk selalu rutin menulis. Bisa saja terkesan sedikit dipaksakan, karena apabila tidak dipaksa tidak akan terlihat hasilnya.

Semangat menulis ini harus dapat kita tularkan pada semua orang, khususnya siswa di sekolah. Kemampuan siswa yang rajin menulis tentu berbeda dengan yang kurang rajin menulis. Semakin banyak seseorang menulis, menunjukkan semakin banyak pula dia membaca. Dengan rajin menulis dan membaca akan membuka wawasan dan pola pikir seseorang dalam segala hal. 

Sebagai guru saya harus selalu memotivasi siswa untuk rajin menulis, supaya mereka memiliki wawasan dan cara berpikir yang luas. Pada saat siswa menemui suatu permasalahan, dengan pemikiran yang baik tentu dapat mencari solusi pada permasalahan yang dihadapi. 

Dalam pembelajaran di sekolah saat masa pandemi, dalam pengumpulan tugas saya meminta siswa untuk mengumpulkan hasil kerjanya berupa blog. Ada juga tugas berupa membuat komentar pada blog yang saya bagikan. Tujuannya supaya siswa terbiasa untuk menulis dan membaca tulisan yang terdapat pada blog orang lain atau dikenal dengan walking blog. 

Kebijakan merdeka belajar yang dicanangkan pemerintah membawa arah perubahan besar dalam pola pembelajaran. Guru harus melaksanakan pembelajaran yang bebas dan menyenangkan bagi siswa. Berkenaan dengan itu literasi sangat ditekankan untuk mengembangkan pola pikir siswa. Sehingga tercipta siswa yang kreatif dan inovatif dalam memecahkan permasalahan yang dihadapi selama pembelajaran.

Terselip harapan besar di dalam sanubari semoga dunia pendidikan di negara kita tercinta ini semakin membaik. Dapat terwujudnya cita-cita bangsa, menghasilkan generasi yang berkarakter sesuai dengan profil pelajar Pancasila. 

Inilah sekelumit cerita tentang hari ini, semoga tulisan ini dapat memberikan manfaat bagi penggiat literasi. Dengan berliterasi generasi hebat akan banyak tercipta. Sebagai guru harus menjadi contoh bagi siswa, sehingga mudah mengajak siswa untuk menulis. Menulislah dengan tinta biru, tentu kita akan menjadi saksi keberhasilan kita.

"Ayam cintamani satu warna,
Bila dimakan redakan emosi,
Cerita hari ini tulisan pertama,
Sebagai permulaan berliterasi".

Rabu, 01 Juni 2022

Pepaya Manis

Pepaya Manis, buah yang bentuknya sederhana dan memiliki rasa manis yang disukai semua orang. Rasa pepaya yang manis dapat menyegarkan tenggorokan apabila di makan saat cuaca panas menyengat.
Tekstur buah pepaya yang lembut membuat semua orang menyukai buah ini. Khasiat pepaya yang banyak membuat buah ini semakin digemari semua orang. Adapun khasiat dari buah pepaya adalah :
1. Melancarkan pencernaan
Dengan mengkonsumsi pepaya secara rutin setiap hari dapat melancarkan pencernaan, sehingga kita tidak kesusahan untuk ke belakang setiap harinya.
2. Menghaluskan kulit
Buah pepaya yang mengandung vitamin A tentu dapat membuat kulit kita halus karena sel-sel mati pada kulit dapat berganti dengan kulit baru setiap hari.
3. Menceraikan mata
Dengan makan buah pepaya secara rutin dapat mencerahkan mata, karena kandungan vitamin A baik untuk membuat mata kita cerah dan mengurangi minus pada mata yang mengalami rabun jauh
4. Mengurangi rasa lapar
Kandungan karbohidrat dan H2O yang tinggi pada buah pepaya tentu dapat membuat rasa kenyang setelah memakan buah ini.
Begitu banyak kandungan gizi dan manfaat pepaya, sayang sekali apabila kita tidak mengkonsumsi buah ini secara rutin. Ditinjau dari segi harga, buah pepaya ini tergolong buah yang harganya terjangkau, dapat dikonsumsi oleh semua kalangan. Mari kita rutin mengkonsumsi buah pepaya ini, harga ekonomis tetapi memiliki manfaat yang sangat besar.

#susanngeblog#

Selasa, 24 Mei 2022

GURU BAGAI NAKHODA BAHTERA DALAM MERDEKA BELAJAR


Oleh : Susan Anggraini, S.Pd

 

 

 GURU BAGAI NAKHODA BAHTERA DALAM MERDEKA BELAJAR

 

Dalam dunia pendidikan yang berlangsung sejak dahulu hingga sekarang, peranan sosok seorang guru memegang kendali penting untuk kemajuan peserta didik. Ibarat sebuah bahtera yang mengarungi samudera luas, begitu perumpamaannya pada dunia pendidikan. Dalam perjalanan banyak hal yang ditemui di dunia pendidikan, lika-liku rintangan yang menghadang harus dijalani dan selalu berusaha menemukan solusi terbaik supaya bahtera dapat terus berlayar. Permasalahan yang muncul beranekaragam dan silih berganti tiada henti, bak romantika kehidupan insan yang harus dijalani.

Berkaitan dengan ini guru berperan sebagai nakhoda untuk mewujudkan arah tujuan yang akan dicapai dalam suatu pembelajaran. Sesuai dengan peran penting tersebut seorang guru harus memiliki kemampuan lebih agar selalu siap menjalankan peranannya. Seorang guru harus cakap, cepat tanggap dalam mencari solusi pada permasalahan yang ditemui dalam pembelajaran. Cerdas dalam berinovasi sehingga dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi peserta didik. Tangkas dan terampil dalam mengembangkan kreativitas dirinya, sehingga dapat diimplementasikan kepada peserta didik dalam pembelajaran.

Menyikapi permasalahan yang dihadapi saat ini dengan penyebaran virus covid 19 yang mewabah, tentu membawa pengaruh pada dunia pendidikan. Sebagai guru yang mengajar di sebuah sekolah menengah kejuruan, saya merasakan ada perubahan dan permasalahan di depan mata. Sedikit rasa prihatin tersembunyi di dalam hati saat melihat semangat belajar peserta didik yang mengalami penurunan dari masa sebelumnya. Dampak covid 19 ini mempengaruhi semangat belajar peserta didik. 

Beberapa waktu yang lalu pembelajaran tatap muka sempat terhenti beberapa bulan, dan dilakukan secara daring (online). Banyak orang tua yang mengeluhkan kondisi ini, karena harus mendapat kerja tambahan memantau pembelajaran anak di rumah, bahkan ada menjadi tutor untuk membantu menjelaskan materi pelajaran kepada anaknya.

Dengan keberanian besar dan keyakinan kepada Allah yang Maha Kuasa, pemimpin sekolah kami menginstruksikan untuk memulai pembelajaran tatap muka dengan kapasitas 50% dengan syarat semua warga sekolah harus mematuhi protokol kesehatan. Pembelajaran tatap muka di sekolah kami dilaksanakan secara langsung. Merupakan tugas yang tak pernah terpikirkan sebelumnya, karena sebagai guru harus membiasakan lagi pola pembelajaran tatap muka kepada peserta didik yang sudah mengalami pembelajaran daring  (online) di rumah selama beberapa bulan. Peranan guru yang memberikan stimulus kepada siswa agar mereka dapat fokus pada pembelajaran perlu kemampuan ekstra, karena mereka terbiasa dengan fokus pada android dalam pembelajaran secara daring.


SMK Negeri 2 Pangkalpinang tempat saya mengabdikan diri sebagai guru yang mengampu mata pelajaran sejarah, merupakan sekolah yang terpilih menjadi Sekolah Pusat Keunggulan atau sekolah penggerak. Sebelumnya beberapa waktu yang lalu bulan Juli tahun 2021, saya mengikuti pelatihan “Implementasi Pembelajaran bagi Guru Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan” yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah [LPPKSPS] Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Pelatihan ini dilaksanakan secara daring (online) selama sepuluh hari. Dalam pelatihan ini saya mengenal merdeka belajar yang digaungkan Bapak Nadiem Makarim, B.A., M.B.A sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. 

Sekolah penggerak adalah sekolah yang berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik dengan mewujudkan Profil Pelajar Pancasila yang mencakup kompetensi kognitif (literasi dan numerasi) serta non kognitif (karakter) yang diawali dengan SDM yang unggul (Kepala sekolah dan guru). Merdeka belajar merupakan solusi yang dipilih dalam mengatasi sistem pembelajaran pada masa ini. Dengan menggalakkan merdeka belajar diharapkan ada peningkatan keberhasilan dalam pendidikan di Indonesia. Menurut Badan Standar Nasional Pendidikan, Merdeka belajar adalah suatu pendekatan yang dilakukan supaya siswa dapat memilih pelajaran yang diminati, sehingga para siswa bisa mengoptimalkan bakatnya dan dapat menyumbangkan karya bagi bangsa.


Secara umum peran guru dalam merdeka belajar adalah dapat meningkatkan kompetensi, menunjukkan kebiasaan refleksi untuk pengembangan diri secara mandiri, berpartisipasi aktif dalam jejaring dan organisasi profesi untuk mengembangkan karier. Berkaitan dengan hal tersebut, guru diberikan kemerdekaan mengajar, sehingga dapat berinovasi dan berkreasi dalam menjalankan tugasnya untuk mencerdaskan peserta didik. Bahkan untuk membantu kreativitas guru, ada aplikasi yang dapat di download yaitu “Merdeka Mengajar”. Di dalam aplikasi ini terdapat fitur Tutorial Pembelajaran, Perangkat Ajar, Asesmen Murid, dan lainnya yang dapat membantu guru dan peserta didik dalam proses pembelajaran.


Setiap tanggal 2 Mei negara kita memperingati hari Pendidikan Nasional. Tanggal 2 Mei 1889 merupakan kelahiran seorang Pahlawan Nasional dan sekaligus merupakan Bapak Pendidikan Nasional yang bernama Raden Mas Soewardi Soeryaningrat. Seorang aktivis politisi dan juga pelopor pendidikan. Beliau lebih dikenal dengan nama Ki Hajar Dewantara pada kalangan masyarakat, karena beliau ingin dianggap sebagai orang biasa tanpa ada gelar bangsawan. Pada 2 Mei 2022 yang lalu bertepatan dengan hari Raya Idul Fitri 1443 H, merupakan perayaan hari besar bagi umat Islam di seluruh dunia. Hari pendidikan biasanya selalu diperingati dengan upacara. Pada tahun ini upacara hari pendidikan dilaksanakan pada Jumat tanggal 13 Mei 2022.


Sebagai peserta upacara pada hari pendidikan, semua mendengarkan pidato kenegaraan dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Beberapa hal yang menjadi point dalam kutipan pidato tersebut adalah “ Di tengah hantaman ombak yang sangat besar, kita terus melautkan kapal besar yang bernama Merdeka Belajar, yang di tahun ketiga telah mengarungi pulau-pulau di seluruh Indonesia. Kurikulum Merdeka, yang berawal dari upaya untuk membantu para guru dan murid di masa pandemik, terbukti mampu mengurangi dampak hilangnya pembelajaran. Kini kurikulum merdeka sudah diterapkan lebih dari 140.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Itu berarti ratusan ribu anak Indonesia sudah belajar dengan cara yang jauh lebih menyenangkan”.

Semua bersinergi untuk saling bekerjasama mensukseskan pendidikan di negara kita tercinta ini. Harapan mulia tercetus untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Sebagai guru yang memiliki peranan penting dalam pembelajaran, selalu berusaha meningkatkan kemampuan untuk mencerdaskan peserta didik, serta membekali mereka dengan ilmu pengetahuan dan keahlian yang bermanfaat untuk menjadi bekal bagi mereka dalam membangun masa depan bangsa. Alhamdulillah kita banyak bersyukur kepada Allah Yang Maha Kuasa serta pemangku kebijakan, dampak covid 19 dapat teratasi secara baik terutama dalam dunia pendidikan.

Semboyan pendidikan yang dikemukakan oleh Bapak Pendidikan Ki Hajar Dewantara adalah : “Ing Ngarso Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karso, Tut Wuri Handayani”. Artinya adalah di depan memberi contoh, di tengah memberi semangat, di belakang memberi dorongan. Sebagai seorang guru harus menanamkan semboyan ini di dalam diri kita dan diterapkan setiap saat khususnya pada proses pembelajaran. Guru adalah ujung tombak kemajuan pendidkan pada suatu Negara. Sebagai guru harus memberikan contoh suri teladan yang baik kepada semua peserta didik. Guru juga selalu memberikan dorongan dan motivasi untuk keberhasilan peserta didik.


Untuk mengenal lebih jauh sosok Ki Hajar Dewantara seorang tokoh yang berperan penting dalam dunia pendidikan. Bangsawan yang mengampu pendidikan setinggi-tingginya, untuk berbagi pada rakyat Indonesia tercinta, guna memajukan dunia pendidikan. Pesona Ki Hajar Dewantara dapat dilihat pada link youtube berikut ini: https://youtu.be/SIiHEOFRdjo

Peranan Guru dalam menerapkan merdeka belajar yang saat ini dilaksanakan hampir seluruh wilayah di Indonesia adalah :

-         Secara mandiri mengembangkan kompetensi diri melalui refleksi

-         Merancang, melaksanakan dan mengevaluasi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

-         Aktif berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

-         Menerapkan nilai-nilai kebhinekaan, inklusi dan ramah anak.

-         Guru sebagai penyusun pengembangan kurikulum operasional, pelaksana kurikulum, dan fasilisator pembelajaran. 

Dalam merdeka belajar guru harus memiliki kemampuan untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Siswa memiliki rasa bebas tanpa tekanan dan merasa nyaman selama pembelajaran. Dengan menggunakan metode pembelajaran yang tepat dapat membuat suasana belajar menjadi asyik bagi siswa. Siswa dapat berkreasi, mandiri, dan berinovasi dalam memecahkan permasalahan yang diberikan guru dalam pembelajaran. Dengan kebebasan dan suasana menyenangkan yang tercipta, tentunya akan meningkatkan hasil belajar siswa menjadi lebih baik.

Penilaian guru tentang hasil belajar peserta didik, banyak karya penuh inovasi yang dapat mereka hasilkan . Hal ini dikarenakan peserta didik merasa senang dalam pembelajaran yang telah diberikan oleh guru. Dengan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik dapat menunjukkan tingkat keberhasilan proses pembelajaran. Bila semua bersinergi dengan baik tentu tujuan pendidikan nasional dapat tercapai yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya. yaitu insan yang beriman serta bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa serta berbudi pekerti luhur, mempunyai pengetahuan serta keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap serta berdikari serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan serta kebangsaan.

Begitu besar peranan guru dalam proses pembelajaran. Kurikulum Merdeka Belajar memberikan kebebasan kepada guru untuk berinovasi sehingga dapat menciptakan kebebasan belajar bagi peserta didik, sehingga terwujud suasana pembelajaran yang menyenangkan tanpa paksaan. Dengan suasana belajar yang menyenangkan dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Terciptalah perserta didik profil pelajar pancasila sebagai generasi penerus bangsa yang beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, kreatif, gotong royong, berkebhinekaan global, bernalar kritis dan mandiri. Dengan semangat kebangkitan nasional mari kita semua bangkit untuk mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif guna membangun dan mengharumkan nama Bangsa Indonesia.




Profil penulis 

Nama : Susan Anggraini, S.Pd

TTL     : Pangkalpinang, 20 Oktober 1980

Tempat bertugas : SMK Negeri 2 Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Email:susan.anggraini17@gmail.com

Blog : https://susansukses.blogspot.com/

Hp : 081367697870


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 



Senin, 23 Mei 2022

Bingung

Bingung untuk memulai..
Tak tahu harus dimulai dari mana
Rasa bingung sedang meraja
Bingung.., harus berbuat apa

Khayalan sedang kaku pikiran tak tahu apa
Selami hati masih jauh terasa
Waktu terus berlalu tinggalkan asa
Entah kapan sampai temui tujuan yang sedang berkelana

Memulai menenggelamkan diri dalam samudera
Banyak temui semua rupa yang ada
Kembali bingung melanda
Lompati seonggok hati yang terluka



Sabtu, 14 Mei 2022

Sesal

Sesal tak pernah diawal
Saat semua telah terjadi ada rasa sesal di hati
 Kucoba untuk memulai rasa untuk bangkit dan meniti lewati lorong yang pernah dilewati
Ku temui rasa sesal yang semakin mengoyak asa dalam diri

Sesal... Sesal... Aku sesali..
Tapi sudah terlambat dan waktu sudah terlewati
Perkara sebutir beras putih .. perkara kasih
Lambat mengiyakan.. ikuti penolakan
Kini termangu menatap sedih 
Sambil sesali .. mengapa waktu cepat berlalu pergi

Mereka di mana .. kemana dengan siapa?
Tiada lagi yang peduli ...
Pandai kau berucap..!
Pandai kau tutup telingamu dengan perhitungan mu
Sekarang sesal membalut diri. .
Bertanya dalam hati... Kapan waktu kan berhenti dan menghampiri...