Menu

Minggu, 19 Juni 2022

MOTIVASI MENULIS

Alhamdulillah..., Rasa syukur selalu dipanjatkan kehadirat Allah yang Maha Kuasa atas segala nikmat yang telah dilimpahkan kepada saya. Tanpa terasa sepuluh hari sudah mengikuti tantangan menulis bersama Om Jay. Saya berharap bisa sukses dan secemerlang beliau dalam menulis sehingga dapat memajukan dunia literasi.

Menurut saya, menulis bisa dikatakan lumayan sulit. Apakah karena hal yang saya lakukan ini bersifat instans sehingga perlu penyesuaian diri. Sementara kalau melihat Om Jay, Bapak Thamrin, Cing Ato, Bu Kanjeng dan penulis yang lain sepertinya begitu mudah dan santai dalam menulis. Hasil karya yang mereka tampilkan juga sangat baik dan berkarakter.

Beliau semua selalu memotivasi bahwa menulis itu mudah, banyak hal yang didapatkan dari hasil menulis. Ada yang dapat membeli rumah, membeli kendaraan, membeli barang-barang yang lainnya dari hasil menulis. Tergiur itu wajar secara manusiawi. Semua itu saya jadikan sebagai motivasi untuk selalu berkarya.

Setelah selesai mengikuti pelatihan belajar menulis bersama PGRI, saya memotivasi diri sendiri untuk segera membuat buku solo. Segala usaha telah saya lakukan dari mengedit, menyusun naskah. Naskah yang sudah siap saya kirimkan ke penerbit Indie melalui Pak Brian. 

Untuk pembuatan cover buku dengan memberanikan diri saya menghubungi Cing Ato, tidak berapa lama cover selesai. Cover karya tangan dingin Cing Ato kemudian saya kirimkan pada Pak Brian, ACC.... semua oke. 

Untuk kata pengantar dengan penuh harap saya meminta tolong dibuatkan oleh seorang Blogger Indonesia yaitu Om Jay... Alhamdulillah... pucuk dicinta ulam pun tiba, sambutan hangat Om Jay membuat saya terharu. Beliau mau membuat kata pengantar pada buku solo saya. Semua proses selesai sampailah buku ke percetakan, dan dilakukan editing lagi oleh penerbit.

Selang waktu kurang dari sebulan buku selesai dan sampai di tangan. Sebagai rasa syukur buku solo pertama, ada beberapa yang saya bagikan pada teman terdekat. Saya berharap buku ini dapat juga digunakan sebagai motivasi bagi teman sesama guru di sekolah untuk menulis dan membuat buku.

Alhamdulillah... ada rasa bahagia di dalam diri, karena sudah berusaha menepis rasa malas, sehingga saya dapat menghasilkan sebuah karya. Saya teringat selalu perkataan Om Jay, "menulislah setiap hari lihatlah apa yang akan terjadi". 

Tak lama berselang waktu, dari hasil menulis puisi setiap hari, tercipta lagi sebuah buku kumpulan puisi. Dengan menghubungi percetakan YPTD di bawah kepemimpinan Bapak Thamrin, saya kembali membuat buku solo kedua. Melalui langkah dan proses yang sama buku puisi naik cetak.
Sebagai bentuk rasa syukur dan terima kasih saya, dua buku solo yang telah dihasilkan, dan beberapa buku antalogi saya bagikan pada beberapa perpustakaan. Saya berharap orang dapat membaca karya yang telah saya hasilkan.  Harapan saya, orang dapat membaca dan melihat karya tulisan saya. Dengan begitu saya menginginkan orang dapat mengenang keberadaan saya.

Dengan membiasakan diri menulis, tentu memudahkan kita untuk menulis sesuatu apapun yang kita inginkan. Menulis itu mudah bila dilakukan setiap hari. Menghasilkan suatu karya dapat membuat rasa bahagia karena sudah dapat mengalahkan rasa malas dalam diri.

Inilah sekelumit cerita yang dapat saya bagikan mengenai motivasi menulis, semoga bermanfaat bagi kita semua. Sebagai pesan untuk kita semua "Menulislah bila kita menginginkan untuk dihargai, karena seorang penulis akan dihargai dan menempati derajat yang tinggi di kalangan masyarakat".

Jumat, 17 Juni 2022

NAIK PANGKAT

Siang itu saya rasakan udara cukup panas dan menyengat. Saya kebingungan untuk melakukan aktivitas apa, karena rasanya semua serba salah. Akhirnya saya mencoba membuka gawai dan membaca isi chatting dari beberapa grup. Saya baca satu persatu informasi yang ada. Tertumpu pada satu chat grup wa sekolah yang memberi informasi tentang syarat usulan kenaikan pangkat.

Sedikit terperangah melihat pengumuman yang ada, bahwa usulan kenaikan pangkat batas akhirnya adalah tanggal 9 Juni 2022. Sementara pengumuman di share pada tanggal 7 Juni 2022, ada rasa tidak mungkin dapat menyelesaikan berkas untuk kenaikan pangkat dalam dua hari. 

Naik pangkat bagi seorang pegawai pemerintah khususnya tenaga pendidik atau seorang guru harus dipersiapkan dan diperjuangkan sendiri. Mulai dari menyusun berkas sampai meng-upload berkas dan data pada aplikasi "SiKEPANG" semua dilakukan secara mandiri. Sehingga kita harus cermat dalam mempersiapkannya.

Dengan keyakinan dan semangat yang kuat saya kumpulkan berkas yang diperlukan sebagai syarat kenaikan pangkat satu persatu. Alhamdulillah semua berkas terkumpul dan tidak terlalu sulit mencarinya karena sudah saya persiapkan sejak dahulu. 

Dari SK CPNS, PNS, PAK, SKP, Ijazah dan berkas penunjang lainnya semua sudah terkumpul dan tersusun di meja. Penuh syukur saya panjatkan kepada Allah yang Maha Kuasa dan Om Jay sebagai owner  telah memberi saya kesempatan untuk ikut pelatihan Belajar Menulis Bersama PGRI gelombang 21. Selesai pelatihan saya menghasilkan dua buah buku solo. Buku solo ini dapat diperhitungkan dalam Dupak, sebagai karya inovatif untuk menambah nilai perhitungannya. 

Berhubung berkas yang telah dipersiapkan itu harus di perbanyak dan dilegalisir, dengan menaiki sepeda motor saya bawa semua berkas ke toko fotocopy. Dengan begitu semua berkas dapat difotocopy sesuai dengan syarat yang telah ditetapkan.

Dalam hal pembuatan Dupak (Daftar Usulan Perhitungan Angka Kredit) syukurnya saya dibantu oleh seorang guru senior bernama Pak Edy Winarta. Alhamdulillah keesokan harinya semua berkas yang telah difotocopy saya bawa ke bagian Tata Usaha untuk dilegalisir,  beserta berkas Dupak untuk ditandatangani oleh kepala sekolah.

Selang beberapa waktu "Bu, semua berkas ibu sudah selesai", sapa Dian, pegawai Tata Usaha yang telah membantu mempersiapkan legalisir semua berkas fotocopy. Segera saya ambil semua berkas, kemudian disusun dan dirapikan sesuai daftar isi. Sebagai ciri yang menandakan berkas kami dari bagian fungsional, semua berkas dimasukkan ke dalam map berwarna hijau.

Kebetulan pada periode Oktober tahun 2022 ini ada empat orang guru dan satu pegawai yang mengusulkan kenaikan pangkat. Alhamdulillah.. rasa syukur saya panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan petunjuk dan memudahkan urusan saya dan teman sesama guru dalam menyelesaikan usulan kenaikan pangkat ini. 

Kenaikan pangkat merupakan sesuatu hal yang harus diperjuangkan bagi seorang ASN, karena apabila kita abaikan sampai kapanpun pangkat kita tidak akan berubah. Tujuan kita sebagai ASN, dengan naik pangkat maka akan bertambah pula penghasilan perbulannya. Begitu juga tunjangan profesi guru akan bertambah pula sesuai gaji pokoknya.

Berdasarkan cerita dan pengalaman saya ini, semoga dapat bermanfaat bagi guru ASN semua. Sebagai seorang ASN kita harus semangat mengurus kenaikan pangkat, karena dengan naik pangkat penghasilan jadi meningkat, dan harus diikuti dengan kinerja yang meningkat. Supaya keberkahan juga didapat.

Patungan Emas


Saya seorang tenaga pengajar pada salah satu sekolah kejuruan ternama di kepulauan Bangka. Sekolah teknologi dengan bermacam -macam jurusan teknik keahlian. Jurusan bangunan, elektronik, mesin, otomotif dan teknik informatika atau dikenal dengan istilah Belmoti. 

Hari-hari dilewati bersama teman-teman seprofesi dengan berbagai macam rasa. Teman-teman sesama guru di sekolah saya berasal dari daerah yang berbeda-beda ada yang berasal dari Palembang, Padang, Jawa, Bangka, bahkan ada yang dari Kalimantan Selatan. Sedangkan Saya sendiri bingung dari mana saya berasal karena ayah kelahiran dari Salatiga, ibu dilahirkan di Padang. Sementara saya dilahirkan di kota Pangkalpinang, dan seandainya mau mudik tujuan nya ke Palembang, orang manakah saya..? Hem .... Orang Indonesia saya menjawab disaat muncul pertanyaan seperti itu.

Rutinitas yang kami jalankan di sekolah mulai masuk jam 07.00 WIB pagi sampai selesai jam 15.20 WIB, sehingga saya sampai ke rumah hampir jam 16.00 WIB. Hal ini dikarenakan jarak sekolah ke rumah lumayan jauh dan lalulintas nya sangat ramai. 

Selama satu minggu kami jalankan aktivitas dari hari Senin sampai hari Jumat seperti itulah kegiatan kami sebagai seorang guru yang mendidik siswa-siswi untuk menjadi orang yang berguna bagi nusa dan bangsa. Selain mengajar di kelas kami juga memiliki tanggung jawab sebagai wali kelas yang mengkoordinir siswa dan memfasilitasi hubungan siswa dengan pihak sekolah. Sebagai jasa jerih payah kami mendapatkan honor setiap satu bulan sekali, disamping gaji yang kami terima setiap bulan. 

Selama masa yang lalu honor wali kelas selalu habis dibelanjakan tak bersisa. Muncul dalam pikiran saya sebagai seorang ibu-ibu yang suka pada kegiatan arisan aku memberi usul kepada teman-teman bagaimana kalau kita kumpulkan uang. Tetapi uang yang dikumpulkan kita belikan berupa emas, sehingga uang tidak habis tetapi ada barang yang bisa kita jadikan untuk investasi, sebagai perhiasan dan apabila kita memerlukan uang, emas itu dapat kita jual atau kita uangkan.

Beberapa teman menyetujui usul itu sehingga kami mengumpulkan guru-guru yang berminat untuk mengikuti arisan emas tersebut. Kalau saya menyebutnya sebagai patungan artinya dalam bahasa Indonesia bersama. Pada prinsipnya, uang yang dibayarkan setiap bulan tidaklah selalu sama. Apabila harga emas dari toko emas langganan naik, kita sesuaikan sumbangannya dengan harga yang naik tetapi apabila harganya turun kita sesuaikan pula dengan harga yang turun. Prinsip dalam sukong emas ini adalah keterbukaan, sehingga tidak ada yang dirugikan.

Awalnya peserta yang mengikuti patungan emas berjumlah 10 orang dan apabila ada yang dapat dia akan mendapat cincin emas seberat 10 mata. Kalau di daerah kami ukuran emas itu berupa "mata" biasanya harga satu mata emas berkisar antara Rp.320.000 sampai Rp.340.000. Bergiliran teman yang dapat dari nomor 1 sampai nomor 10, disaat ada yang mendapatkan giliran dapat sukongan emas, kami akan pergi beramai-ramai bersama teman di saat jam kosong mengunjungi toko emas langganan menaiki transportasi on line dengan hati bahagia sambil refreshing.

Berhubung rutin setiap bulan mengunjungi toko emas tersebut, sehingga wajah saya sudah dikenal oleh "Ako" (panggilan pada laki-laki yang lebih tua umurnya dalam bahasa cina) karena keseringan saya mengunjungi toko emas, jadi penjualnya pun sudah hafal dengan kedatangan saya.

Setelah selesai sumbangan untuk 10 mata ternyata kami dapat merasakan manfaatnya, daripada mendapat uang honor habis dengan begitu saja lebih baik kalau mendapatkan cincin, sehingga bisa untuk jadi simpanan, bisa dipakai sebagai perhiasan, dan bisa dijual apabila ada keperluan.

Arisan atau sumbangan emas ini menurut kesepakatan bersama, berlanjut dan pesertanya menjadi 15 orang sehingga disaat mendapat nomor giliran dapat sumbangan emas, besaran yang didapat sebesar 15 mata. Kurang lebih selama 10 bulan sumbangan emas ini terselesaikan. Bagi kawan-kawan yang dapat giliran sukong emas, tentu merasa bahagia karena dapat memakai cincin seberat 15 mata, apabila diuangkan kurang lebih mendapat sebesar Rp.5.000.000.

Inilah salah satu bentuk kebersamaan kami disela aktivitas dari pagi sampai sore di sekolah. Dan kegiatan ini menjadi hiburan, bahan candaan, serta cerita dan seru-seruan pada saat kebersamaan dengan kawan di sekolah. Ada teman yang berharap sukongan emas ini dapat berlanjut, karena pada prinsipnya kita tidak akan rugi menjadikan emas sebagai alat investasi. Bahkan dapat memberikan keuntungan apabila kita simpan dan dalam waktu yang agak lama, baru kita jual karena semakin lama harga emas semakin naik.

Semoga selamanya hingga sampai masa yang akan datang persahabatan Kami selalu erat walau ditengah kesibukan dan rutinitas yang padat. Pada prinsipnya hidup ini harus kita jalani dengan hati bahagia, karena dengan hati bahagia segala beban akan terasa ringan. Lelah yang kita rasakan bisa menjadi amal ibadah untuk akhirat nanti.

Kamis, 16 Juni 2022

DUA REMAJA

Menginjak usia empat puluh dua tahun ini tanpa terasa banyak cerita yang telah dilalui. Masuk dalam usia dewasa ini membuat saya lebih banyak berpikir dan mempertimbangkan setiap mencari solusi pemecahan pada masalah yang dialami. Sebagai ibu dari dua orang anak yang sudah remaja, harus bisa menjadi teman dalam curhatan mereka. Dari cerita sekolah sampai keseharian di rumah semua tercurah saat ada waktu senggang. Tawa canda keakraban mewarnai percakapan kami. 

Hari menjelang sore berbalut awan putih yang mulai berwarna kemerahan karena senja. Saat saya sedang duduk bersantai di depan kolam ikan yang berada di bagian belakang rumah, datanglah anak sulung dan menghampiri. Dengan wajah sedikit malu diva mulai menyapa dan tersenyum manis. Ada sesuatu hal yang ingin ditanyakan kepada saya. Sepertinya diva  sudah mempersiapkan suatu pertanyaan yang ingin diutarakan. 

Bisiknya dengan suara yang lembut seraya mendekati saya duduk di tepi kolam "Ma.. bolehkah kita mengagumi seseorang ?" tanyanya dengan penuh rasa ingin tahu. Ada rasa terkejut mendengar pertanyaan anak saya yang pemalu ini. Saya tersenyum dan dengan kehati-hatian menjawab pertanyaannya. Hal ini dikarenakan saya tidak ingin melukai perasaannya yang sangat halus. "Kalau hanya sekedar mengagumi, itu tidak masalah tetapi jangan terlalu jauh dan menghabiskan banyak waktu untuk memikirkan seseorang", jawab saya dengan tegas dan menatap sayang pada diva.

Di dalam hidup ini kita diciptakan yang Maha Kuasa memang berpasang-pasangan, tetapi kalau saat sekarang kita sudah mengenal lawan jenis dikhawatirkan tujuan utama dalam kehidupan kita agak sedikit terganggu. Sebagai manusia kita harus memiliki cita-cita.

"Apabila kita mengagumi seseorang lebih baik kita mengadu kepada Allah dan meminta semoga Allah dapat memberikan jodoh yang terbaik untuk kita. Seandainya memang dia jodoh yang terbaik tentu ia akan didekatkan dengan kita pada saat yang tepat dan jangan berkecil hati. Seandainya dia tidak baik untuk kita tentu dia akan pergi jauh dan kita harus dapat melupakannya". Harapan saya semoga diva dapat mengerti. 

"Baik ma.... terima kasih atas nasehat mama semoga kedepannya kehidupan diva menjadi lebih baik lagi". Dengan penuh keyakinan akan masa depan, diva menjaga pergaulan nya dengan lawan jenisnya saat di sekolah. Sehingga sampai sekarang diva selalu memikirkan sekolah.

Tak lama berselang datanglah adik bungsu yang ikut nimbrung dalam percakapan saya dan diva. Davina ingin bertanya kepada saya yang duduk disebelahnya. "Ma... Apakah arti mimpi, apabila kita memimpikan seseorang yang kita senangi datang mennemui kita?
Apakah itu akan menjadi kenyataan". Hem.... Hanya tersenyum manis yang saya berikan mendengar pertanyaan anak bungsu kesayangan ini. 

Waduh... ada rasa kerisauan di hati mendengar pembicaraan dua anak remaja ini. Saya jadi teringat pada masa remaja dulu yang dikenal dengan cinta monyet. Banyak cerita dan kenangan pada masa remaja dahulu. Ternyata beginilah rasanya menjadi orang tua yang memiliki dua anak remaja. Kita harus bisa menjadi teman dan sahabat sebagai tempat mereka curhat, sehingga mereka dapat menceritakan apa yang mereka alami dan rasakan kepada orang tuanya.

Perhatian orang tua kepada anak itu sangatlah penting karena dengan perhatian kita dapat mencurahkan rasa kasih dan sayang kepada buah hati. Mereka juga merasa nyaman apabila berada dekat dengan orang tuanya dibandingkan dengan orang lain. 

Masa remaja adalah masa mengenal lawan jenis baik laki-laki maupun perempuan. Pada masa ini kita sebagai orang tua harus mendapat memberi perhatian ekstra kepada anak-anak kita supaya tidak salah dalam pergaulan. Sebagai anak jangan pernah malu bercerita kepada orang tua, dan sebagai orang tua kita harus memiliki waktu yang cukup untuk berbincang-bincang kepada anak supaya kita dapat mengetahui perkembangannya. Di masa sekarang ini memiliki anak baik laki-laki maupun perempuan itu sama saja mereka selalu menginginkan perhatian dari orang tuanya.

Berbagai cerita yang mereka alami, semua di utarakan dua anak remaja ini kepada saya. Sebagai ibu saya harus dapat mendengarkan dengan baik dan memberikan solusi yang tepat pada permasalahan yang mereka hadapi. Dengan begitu anak dapat mengerti mana hal yang baik dan mana hal yang salah dalam menjalani kehidupan ini.  

Tanamkan jiwa dan karakter kejujuran di dalam diri anak kita supaya dia dapat menjadi orang yang hidupnya lebih terarah. Dengan jujur tentunya kehidupan di masa depannya akan menjadi lebih baik. Selain itu kita juga harus menanamkan nilai-nilai agama yang kuat kepada anak, karena inilah yang akan menjadi benteng bagi mereka dalam bergaul dengan teman sebayanya. 

Dengan keimanan yang kuat semoga anak kita akan terhindar dari perbuatan yang keji dan mungkar. Kesuksesan orang tua dapat dilihat dari bagaimana dia dapat menggiring anak-anaknya menjadi orang sholeh yang berguna bagi nusa dan bangsa serta menjadi orang-orang yang berkepribadian baik. Sebagai bekal dalam kehidupan di masa yang akan datang.

Semoga tulisan ini dapat memberikan manfaat bagi kita sebagai orang tua. Sebaiknya kita selalu memberikan waktu untuk memperhatikan perkembangan anak. 

Ikan belanak di atas meja,
Hendak di pilah anak bangsawan,
Bila anak sudah mulai remaja,
Kita anggaplah seperti berkawan.













Rabu, 15 Juni 2022

WALIKELAS

Menjadi seorang guru adalah profesi terbaik bagi seseorang yang memiliki cita-cita mulia. Mendidik dan mengajarkan ilmu pengetahuan yang berguna bagi siswa-siswa di sekolah merupakan amal jariyah. Ilmu pengetahuan yang baik dapat bermanfaat bagi siswa untuk bekal pada masa depannya. Suri tauladan yang baik dari seorang guru dapat menjadikan siswa-siswa memiliki karakter baik, sehingga mereka dapat diterima dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam menjalankan tugas di sekolah sebagai tempat saya mengaktualisasikan diri, ada satu peranan yang harus saya jalani dengan sepenuh hati. Peran tambahan itu adalah menjadi walikelas pada jurusan teknik permesinan. Walikelas adalah sosok orang tua yang selalu memperhatikan, membimbing, menasehati siswa layaknya seperti anak sendiri. 

Selama tiga tahun saya menjadi walikelas teknik permesinan 2 bermacam kejadian dan peristiwa yang telah dialami. Ada suka dan duka masa-masa yang telah dilalui selama menjadi walikelas. Mendidik siswa yang semuanya anak laki-laki memerlukan sedikit tenaga ekstra. Demi kesuksesan mereka semua saya harus memperhatikan perkembangan mereka selama di sekolah dengan sepenuh hati. Sebagai amanah dari orang tua yang telah menyekolahkan anaknya di sekolah ini.

Seiring berjalannya waktu menjadi walikelas, akan merasakan suatu kebahagiaan apabila siswanya menjadi juara umum saat diumumkan dalam pembagian rapot semesteran. Rasa bahagia itu menjadi suatu kebanggaan karena telah berhasil membina siswa memiliki berprestasi.

Dengan membina siswa laki-laki pada jurusan pemesinan, ada juga hal yang membuat saya menguras pikiran. Hal yang ditemukan adalah saat siswa bermasalah dengan kehadiran. Ada beberapa siswa yang sering kesiangan untuk datang ke sekolah dikarenakan begadang bermain game online di rumahnya. Sehingga mengakibatkan kekurangan waktu istirahat, dan bangun kesiangan. 

Jadwal masuk di sekolah kami tepat jam 07.00 WIB, apabila lewat dari jam tersebut artinya siswa tersebut terlambat dan tidak diperbolehkan masuk. Seandainya kejadiannya sudah seperti ini mereka akan pulang ke rumah dan tidak kembali lagi ke sekolah. Sementara gerbang sekolah akan dibuka kembali pada jam 08.30 WIB. Inilah yang membuat mereka bermasalah dalam hal kehadiran, dan siswa ketinggalan pelajaran.

Untuk mengatasi hal ini sebagai walikelas bekerja sama dengan guru BK untuk membina siswa tersebut. Seandainya lebih dari tiga hari ketidakhadiran siswa tanpa keterangan, langkah selanjutnya pemanggilan orang tua. Alhamdulillah setelah berkoordinasi dengan orang tua, siswa tersebut dapat berubah dan tidak mengulangi kesalahannya.

Pembelajaran berlangsung selama tiga tahun atau enam semester harus dilaksanakan oleh siswa. Sebagai walikelas tetap selalu membina dan memantau perkembangan siswa dalam segala hal, baik nilai akademik maupun nilai sikap mereka. Apabila ada permasalahan harus berkoordinasi dengan semua pihak terkait untuk menyelesaikannya.

Sampai pada akhir tahun ketiga menjadi walikelas pada teknik pemesinan 2 (PM2). Saat rapat kelulusan tanggal 2 Juni 2022, diputuskan bahwa kelulusan sekolah kami adalah 100%. Lega bercampur bahagia rasa di dalam hati karena sudah menghantarkan siswa ke gerbang kesuksesan mereka.

Saat acara perpisahan dilaksanakan, walikelas berdiri di atas panggung bersamaan dengan kepala sekolah dan kepala program studi untuk mewisuda para siswa. Rasa haru menyelimuti hati karena menyaksikan kelulusan mereka dan telah menyelesaikan tugas sebagai walikelas.

Melihat tawa kebahagiaan siswa-siswa semua, saya berharap menjadi awal kesuksesan mereka di masa yang akan datang. Saya berdoa di dalam hati semoga mereka semua menjadi sosok insan yang berguna bagi nusa dan bangsa. Menjadi pemimpin yang sholeh dan bertanggung jawab untuk memajukan masa depan bangsa Indonesia.


Selasa, 14 Juni 2022

PERJALANAN

Perjalanan hidup tidak ada yang bisa menebak, semua adalah rahasia Illahi. Sebagai makhluk ciptaan Allah yang Maha Kuasa, kita harus mensyukuri semua ketetapan Nya. Taqdir kehidupan baik itu susah dan senang harus kita jalani. Dengan berpegang teguh pada Al-Qur'an dan Hadist nabi Muhammad SAW itulah pedoman dalam mengarungi kehidupan.

Kehidupan yang saya jalani tidak semudah dongeng cerita Roro Jonggrang, yang dalam semalam Bandung Bondowoso dapat mendirikan seribu candi seperti permintaannya. Lika-liku geliat perjalanan hidup saya lumayan banyak cerita.

Berawal dari guru honor yang tinggal menumpang di rumah penjaga sekolah tempat saya mengajar di SMP negeri 6 Pangkalpinang. Kebetulan rumah itu kosong, dengan meminta izin kepada kepala sekolah saya dapat menempati rumah tersebut bersama suami. Saat siswa-siswa di sekolah itu sudah pulang semua, sepi sunyi terasa menyelinap pada pandangan mata. Sampai malam pun, suara binatang malam yang menjadi teman setia.

Proses kehidupan berlanjut dengan pengangkatan saya dan suami yang lulus sebagai guru bantu. Dari segi penghasilan selama menjadi guru bantu di SMA Depati Amir Pangkalpinang, lumayan dapat memenuhi kebutuhan hidup. Dengan memberanikan diri, kami mencoba untuk kredit motor pada Bank Syariah Bangka. Menurut teman, angsurannya tidak terlalu besar, sehingga kami mencoba mengajukan pembelian motor secara kredit.

Salah satu syarat pembelian motor secara kredit adalah memiliki penghasilan tetap. Saya mengajukan sebagai guru bantu yang setiap bulan ada gaji dari pemerintah. Pengajuan kami dipertimbangkan oleh pihak Bank.

Seiring waktu berjalan, saat ada penerimaan CPNS, saya dan suami mengikuti tes tersebut untuk diangkat menjadi pegawai pemerintah. Selang beberapa bulan hasil kelulusan CPNS diumumkan. Alhamdulillah saya dan suami lulus CPNS. Penuh rasa syukur dan bersemangat, karena cita-cita menjadi pegawai pemerintah kesampaian.

Ternyata pengumuman kelulusan CPNS itu tidak seindah yang saya kira. Dikarenakan pengumuman CPNS keluar dan kami dinyatakan lulus, gaji guru bantu yang dinanti setiap bulan, di stop oleh pemerintah. Sedih rasanya hati ini, sementara harus membayar kredit motor, membiayai kebutuhan hidup dengan anak satu menjadi tanggungan. Sementara penghasilan minim. Hanya air mata mengalir ke pipi, disela kebahagiaan lulus CPNS.

Dengan rasa kesedihan mendalam, saya mengantarkan anak pertama ke Palembang untuk dititipkan pada neneknya. Perpisahan yang sangat mengharukan, saat sedang bahagia dianugerahi anak cantik, pintar, baik seperti Diva, kenyataannya kami harus terpisah. Selama hampir setahun memendam kerinduan pada Diva

Keyakinan dalam hati dan selalu berpegang pada kekuatan doa dan taqdir yang Maha Kuasa semua akan berlalu. Masa indah akan dijelang dengan senyuman dan kebahagiaan untuk saya dan keluarga. Harapan hidup bahagia menjadi tujuan yang tertanam di dalam hati.

Alhamdulillah setelah penantian sekian bulan, ada kejelasan SK CPNS. Saya dan suami dilantik menjadi CPNS dan saya ditempatkan pada sekolah tempat saya menumpang sebagai tempat tinggal. Saya harus bekerja dan mengabdikan diri menjadi pegawai pemerintah. Menjadi seorang guru yang memiliki dedikasi untuk mencerdaskan anak bangsa.

Lega terasa di dalam hati, harapan berjumpa dan bahagia bersama Diva menjadi nyata. Saat liburan kami ke Palembang dan menjemput anak kesayangan. Diva semakin besar, pintar dan cantik. Kami sangat bahagia dapat melepas rindu dan berkumpul bersama Diva.

Sepulang dari Palembang keluarga kami utuh kembali, kehidupan berjalan normal seperti biasa. Tawa riang Diva menjadi pengobat rindu saat lelah pulang bekerja. Diva dapat bercerita dan berkembang seperti anak balita pada umumnya. Dapat merasakan kasih sayang dari kedua orangtuanya. Diva adalah cucu pertama, giliran nenek yang di Palembang yang rindu pada Diva.

Alhamdulillah sekarang diva sudah besar, dan akan melanjutkan kuliah di salah satu universitas di Indonesia. Semoga kesuksesan selalu mengiringi langkah Diva. Menjadi anak sholehah doa yang selalu saya ucapkan untuk anak-anak saya.

Perjalanan kehidupan ini tidak ada yang bisa menebak kemana arahnya. Jalani saja dan syukuri segala apa yang telah terjadi. Jangan pernah mengeluh, harus semangat menuju kehidupan yang hakiki. Mengeluh takkan menemukan solusi, simpan keluhan solusi akan kita temukan. Semoga tulisan ini dapat memberi manfaat bagi kita.


Senin, 13 Juni 2022

Ibu

hatiku terasa gundah gulana...memikirkan yg jauh disana..
mengapa yg jauh terasa dekat..
yang dekat terasa jauh..
dan yang jauh benar2 terasa jauh..
kapankah yang jauh menjadi terasa dekat..
kapankah yang dekat terasa lebih dekat...
dalam hati menahan begitu besarnya gelora rindu..
dalam hati tak sabar ingin bertemu..
dalam tangis tak ingin tertawa..
dalam tawa tak ingin menangis..
tapi hati kelewat rindu..
bener2 terasa rindu..
ingin ku peluk dan kucium keningmu..
ingin bersalaman dan langsung kusentuh..Ya Allahh..
ku rindu...rindu.. sama kamu..
rinduuuuu setengah mati..
sudah lama tak menatap matamu yang syahdu..
sudah lama tak dengar suaramu yang merduu..
IBU..IBU..IBU.. aku rinduuu..rindu... sama IBU..

DURIAN

Bulan ini merupakan suatu keberkahan yang Allah berikan bagi kami sekeluarga. Rezeki bertambah di tengah cuaca ekstrim yang melanda. Banyak rezeki yang Allah limpahkan kepada kami semua. Nikmat sehat, kemudahan dalam segala urusan, ketenangan lahir dan batin, serta rezeki buah durian di kebun. Buah durian di kebun sekarang ini terjual dan langsung diborong tengkulak, jadi kami tidak lagi menunggu durian jatuh di kebun.

Alhamdulillah saya haturkan rasa terima kasih kepada Allah yang Maha Kuasa akan nikmat buah durian yang telah diberikan. Suami memiliki kebun di desa Air Mesu kabupaten Bangka tengah yang telah dibeli sejak tahun 2017. Lokasinya tidak begitu jauh dari rumah kediaman kami. Sekitar 15 sampai 25 menit bila ditempuh dengan sepeda motor. Kebun yang kami beli sudah ditanami batang durian oleh penjualnya sekitar 30 batang dengan ukuran yang cukup besar dan sudah menghasilkan buah.

Cerita pada waktu itu selang beberapa bulan setelah membeli kebun durian ini, Alhamdulillah kami sudah bisa menikmati buah durian. Dengan pohon durian yang ada di kebun lebih dari satu, sehingga buah yang dihasilkan juga memiliki rasa yang berbeda. Ada yang rasanya manis legit, manis pahit, bahkan ada yang rasanya manis lemak seperti susu. 

Durian adalah buah kesukaan anak saya yang bungsu. Apabila dia sudah makan durian rasanya tidak mau berhenti sebelum buahnya habis. Senang rasanya bila melihat anak-anak saat makan durian dengan penuh kebahagiaan. Rasa durian yang manis mewarnai tawa canda mereka saat menikmatinya. Rasa syukur saya dan suami dapat membahagiakan keluarga dengan membeli kebun durian.
Saat panen buah durian banyak, selain hasilnya dijual juga dapat kami berbagi pada sanak saudara. Dengan buah durian yang ada di kebun, dapat menambah rasa persaudaraan dan selalu menjalin silaturahmi bersama keluarga. Silaturahmi dapat menambah keberkahan dan rezeki dari Allah.

Menikmati rasa buah durian yang enak perlu perjuangan, dan tidak semudah pemikiran kita. Dikarenakan buah durian yang bagus dan masak saat dimakan harus jatuh dari pohonnya, bukan sengaja dipetik dari pohon. Sebagai petani durian harus sampai bermalam di kebun menunggu buah durian jatuh. Buah durian sering jatuh pada malam hari, sehingga membuat kita bergadang menunggunya. Apabila tidak ditunggu durian yang jatuh akan hilang diambil orang.

Teringat cerita beberapa tahun yang lalu, dikarenakan Abang ipar yang biasa menunggu durian sedang sakit, jadi saya dan suami yang menunggu durian jatuh di kebun. Saat malam suasana di kebun begitu sepi dan gelap. Hanya terdengar suara jangkrik dan sesekali ada suara motor tengkulak duren yang masuk ke daerah kebun. Dengan suasana sunyi ini sangat jelas terdengar apabila ada durian yang jatuh dari pohon.

Setelah sholat Isya, saya dan suami duduk di dalam pondok kebun sambil berbincang santai, tak terasa sudah larut malam dan mata saya sudah mulai mengantuk. Saat hendak merebahkan badan di lantai pondok yang beralaskan kasur tipis, terdengar suara.. "bug... bug... bug" tiga kali berturut-turut. "Durian jatuh yah" bisikku pada suami. Dengan sigap suami membawa senter dan mencari arah jatuhnya buah durian. Alhamdulillah, tidak berapa lama suami datang ke pondok dan membawa tiga buah durian yang ukurannya cukup besar.

Selang beberapa waktu, saya sudah terlelap tidur. Sementara suami masih berjaga-jaga menunggu jatuh buah durian berikutnya. Tak terasa saya terlelap tidur sampai menjelang subuh dan terbangun pukul 04.00 karena terdengar suara motor yang berhenti di depan pondok. Dari luar pondok terdengar suara memanggil, "Pak.. pak.. ada duren pak", ternyata seorang tengkulak durian ingin membeli hasil tungguan kami semalam.

Segera suami saya membuka pintu pondok dan menemui orang tersebut. Setelah transaksi durian yang berjumlah sepuluh butir yang jatuh semalam dihargai 180 ribu. Tak lama saya keluar pondok dan bertanya berapa duriannya dibeli, "180 ribu" kata suami ku. "Kak, 200 ribu lah harganya, karena yang nungguin durian malam ini bapak dan ibu guru", kata saya sambil tersenyum. Setelah sedikit menawar dan akhirnya tengkulak pun menyetujui harga durian 200 ribu.

Dengan wajah berseri menjelang hari terang saya dan suami pulang ke rumah untuk berkumpul bersama anak-anak. Syukurnya kondisi Abang ipar sudah membaik, akhirnya beliau yang melanjutkan menunggu durian jatuh di kebun. Rasa syukur selalu kami panjatkan kepada Allah atas segala rezeki yang telah dilimpahkan kepada hamba.



Minggu, 12 Juni 2022

IBU

Malam semakin larut, saat saya belum laksanakan sholat Isya rasa kantuk begitu mendera. Berjalan tertatih menuju belakang untuk berwudhu sambil membersihkan rongga mulut, yang sudah bekerja sedari pagi. Selesai wudhu saya tunaikan sholat. Dalam doa terlintas wajah syahdu dan bersahaja, dia adalah Ibu...


Terlintas bayangan saat dahulu, masa kecil yang penuh kenangan bersama ibu. Di masa kecil, saya adalah anak kesayangan ayah dan ibu. Setiap ibu pulang kerja, selalu membawa makanan untuk kami anak tercintanya. Tawa riang kami saat menikmati makanan yang dibawa ibu membuat suasana rumah menjadi senang bahagia.

Meskipun lelah yang ibu rasakan pulang bekerja, melihat tawa bahagia kami menjadi obat lelahnya. Ibu seorang guru yang mengajar pada sekolah menengah di kota Pangkalpinang. Ibu adalah pendidik yang berkharisma dan memiliki karakter tegas pada siswa. Sosok guru yang bersahaja dan selalu akrab pada banyak siswa. 

Saya anak ketiga dari empat bersaudara. Kakak tertua bernama Susi sangat sayang dan begitu perhatian pada saya sampai sekarang. Abang yang kedua bernama Dedi, beliau juga sangat menyayangi saya, meskipun kini sudah tiada. Tahun 2017 dia meninggal dunia karena penyakit diabetes. Adik bungsu saya bernama Dian, kami begitu akrab bahkan ada yang bilang seperti anak kembar.

Ibu selalu mengajarkan kami semua untuk selalu berlaku sopan dimanapun kita berada. Tutur kata yang baik, salam dan sapa harus diterapkan kepada semua orang. Dalam belajar menuntut ilmu, ibu selalu berpesan tuntutlah ilmu setinggi langit supaya kalian dapat hidup senang di masa depan. Jangan pernah tinggalkan sholat dan selalu mendekatkan diri pada Maha Kuasa. Kejujuran dan tanggung jawab modal utama dalam bekerja, sehingga kita dapat dipercaya oleh orang. Begitu bermakna dan merasuk hati semua nasehat yang ibu sampaikan.

Sekarang ibu berada di rumah kediaman kakak tertua. Rasa rindu selalu menggoda untuk berjumpa dengan ibu. Ingin memeluk tubuh ibu yang tak sebesar dahulu. Mencium dan bersujud di depan pangkuan ibu, sambil mengingat kenangan di masa dahulu.

Begitu besar jasa ibu yang melahirkan dan membesarkan anak-anaknya tanpa pamrih. Bekerja mencari nafkah membantu ayah, namun tetap menjalankan kewajiban sebagai ibu rumah tangga. Begitu mulia hati seorang ibu. Perjuangan seorang ibu takkan pernah dapat terbalaskan sampai kapanpun.

Ingin bertemu langsung dengan ibu, membuat hati selalu terbayang akan kelembutan dan kesahajaannya. Banyak hal yang dapat saya ingat sampai sekarang semua nasehat ibu. Semoga suatu hari saya dapat mengunjungi ibu dan menumpahkan kerinduan pada ibu tersayang. Besar harapan dan doa semoga Ibu sehat dan bahagia selalu.

Sabtu, 11 Juni 2022

PANGERAN

Sabtu... Andai kau tahu rasa itu
Tentu hanya tersenyum manis kau berikan padaku
Aku berdebar.. sedikit gugup dan terdiam termangu
Mengapa rasa itu menyelinap manja sentuh secuil keraguan
Bukankah harus ku genggam keyakinan besar di hati ku
Rasa penuh kemantapan melangkah ke depan, hiraukan keraguan yang sesekali datang 
Yakinkan hati... Aku bisa!!

 
Sore menjelang magrib, saya duduk sendiri di kamar tempat terindah yang selalu dinantikan. Rasa badan cukup penat dan letih bercampur rasa kantuk yang mendera. Dengan mengambil gawai manis di atas meja, saya baca satu persatu chat wa yang masuk. Ups... Ada rasa yang sedikit menggoda setelah melihat list daftar penulis hebat yang sudah tersusun rapi.

Bagaimana dengan saya, belum menyetorkan naskah dalam tantangan menulis Om Jay. Semua tulisan di blog nya begitu menginspirasi, keren dan pasti bermanfaat bagi semua. Sementara saya setelah membereskan pekerjaan rumah, baru akan mulai menulis. Menulis tentang cerita hari Sabtu perjalanan saya bersama keluarga tercinta.

Dari semalam sudah direncanakan bahwa perjalanan besok pagi kami sekeluarga akan rekreasi ke pantai. Pantai yang menjadi tujuan kami adalah pantai yang banyak batu karang, yang berguna untuk mengisi penyaring pada kolam ikan koi.

Awali cerita hari ini dengan menceritakan hobby suami yang senang memelihara ikan koi. Selain kesenangan suami, memelihara ikan koi adalah kesukaan saya dan keluarga. Dikarenakan kolam ikan koi yang awalnya berukuran tidak begitu besar, dengan jumlah ikannya yang banyak, menuntut untuk membuat kolam lagi dengan ukuran yang lebih besar dan lebih dalam. 

Dengan ukuran kolam yang lebih besar mengharuskan pemilik kolam menyediakan media yang lebih banyak pada penyaringannya. Supaya air yang dihasilkan dalam penyaringan menjadi lebih bersih. Air yang bersih dan jernih membuat mata lebih nyaman memandang.

Media kolam yang diperlukan adalah batu karang jahe, arang, jaring nelayan serta didukung dengan mesin pompa air kolam yang berkapasitas besar. Semua media disusun dan dimasukkan pada penyaringan, sehingga dapat bekerja secara efektif untuk membersihkan air kolam. Supaya dapat menghasilkan air kolam yang baik dan cocok untuk pemeliharaan ikan koi. 

Sabtu pagi kami semua sudah diajak mempersiapkan diri oleh suami untuk pergi ke pantai. Pulau Bangka banyak sekali tujuan destinasi wisata berupa pantai dengan pemandangan yang sangat indah. Untuk memenuhi batu karang jahe yang dibutuhkan untuk kolam kami mencarinya di pantai. Sembari rekreasi menikmati indahnya pantai, sambil mengumpulkan batu karang sebagai media kolam.

Penuh semangat dan sangat cekatan kami sekeluarga mengumpulkan batu karang jahe. Tanpa terasa karung tempat mengumpulkan batu karang jahe penuh sesuai dengan target pengumpulan. Setelah semua selesai kami sekeluarga berkemas untuk masuk ke mobil dan bersiap pulang ke rumah.

Dalam perjalanan pulang si bungsu Davina berkata " Ma, perut adek lapar, kita mampir ke rumah makan Pangeran ya Ma". Tersenyum manis saya mendengarkan permintaan anakku yang manis ini. "Iya ma, Alhamdulillah lumayan banyak batu karang jahe yang kita kumpulkan, perut ayah juga sudah lapar", sahut suami saya yang tetap fokus menyetir mobil.

Tanpa terasa sampai lah kendaraan kami dan segera parkir di halaman depan rumah makan Pangeran. Rumah makan Pangeran adalah rumah makan dengan konsep bangunan didesain mewah dibandingkan dengan rumah makan lain di kota kami. Makanan yang tersedia merupakan masakan yang berasal dari Padang. Dengan cita rasa yang khas, membuat kita sangat menikmati sajian makanannya. 

Semua makanan tersaji rapi dan apik dengan peralatan makan seperti hotel berbintang. Melihat penampilan dan sajian makanannya sungguh membuat lidah semakin tergoda untuk segera menyantapnya. Begitu nikmat dan lahapnya kami sekeluarga menikmati lauk pauk dan nasi yang disajikan. "Alhamdulillah begitu besar nikmat Mu ya Allah atas segala rezeki yang telah Engkau berikan" bisik saya dalam hati.

Selesai menyantap makanan yang telah disajikan, suami membayar tagihan yang telah tertera. Sungguh tiada terduga, rumah makan mewah tampilannya tetapi harga makanannya tidak mahal. Membuat rasa ingin kembali lagi menikmati makanan yang disajikan di rumah makan Pangeran.

 Alhamdulillah dengan hati senang dan bahagia kami memasuki mobil dan melanjutkan perjalanan pulang ke rumah. "Alhamdulillah perut diva kenyang sekali ma, terima kasih ma", ucap anak sulung saya yang duduk di bagian belakang. "Memang pangeran adalah penolong adek dari kelaparan" celoteh anak kami. Kami semua sangat bersyukur dan menikmati perjalanan hari ini. 

Rasa syukur itu membuat hidup kita semakin berkah. Semua cobaan hidup yang pernah diberikan Allah Yang Maha Kuasa membuat hidup kita semakin dewasa dalam menyikapi semua masalah. Susah senang rasa di hati kita sesuai dengan jalan hidup yang telah ditakdirkan.

Demikianlah cerita hari ini semoga dapat memberikan manfaat bagi kita semua. Berusahalah menggapai bintang di langit, karena dengan tidur, bintang takkan dapat diraih.

Jumat, 10 Juni 2022

Dermaga ku

Dermaga indahku.....Berharap kapal sayangku kan bersandar dan berlabuh...
Menunggu dan selalu menunggu...
Setiap saat menunggu...
Dihari perjanjian dibuat....
Kapal tak kunjung datang...
Telah siap dermaga menanti...
Berharap kapal kan menumpahkan seluruh isi muatannya yang penuh cinta,kasih dan sayang...
Dermaga ku....hanya terdiam termangu...
Ternyata kapal belum berlabuh..
Karena kapal sayang ku diterpa badai kecil dilautan hati....
Kapal sayang ku..tetap kan selalu ku tunggu 
Kapan kau akan bersandar dan berlabuh di dermaga indah ku...

HARI INI

Memulai kegiatan hari ini membuat saya sedikit terkesima dengan tantangan menulis dari fouder belajar menulis bersama PGRI yaitu Om Jay. Sosok beliau yang sederhana, ramah dan santun membuat saya kagum dibuatnya. Menurut saya beliau orang hebat, tapi tetap familiar di hati semua guru di Indonesia.

Pada hari Selasa tanggal 7 Juni 2022, beliau mengikuti ujian Doktoral. Secara live melalui aplikasi zoom, saya di undang Om Jay untuk menghadiri ujian tersebut. Saya mengikuti jalannya sidang dengan seksama. Mendengar Om Jay menjawab semua pertanyaan dari semua Profesor yang menguji, terpetik rasa haru di hati. Dalam jawaban Om Jay selalu mengkaitkan grup belajar menulis yang telah berlangsung dari gelombang 1 sampai gelombang 26. Itu artinya Om Jay selalu mengingat guru guru se-Indonesia di manapun kita berada.

Menulis dan literasi selalu di hati Om Jay, baik dari guru bahkan sampai siswa. Om Jay selalu memikirkan cara bagaimana dapat membangkitkan semangat menulis bagi semua orang. Sesuai dengan jargonnya " Menulislah setiap hari, lihatlah apa yang akan terjadi". Ujian Doktor beliau juga membahas mengenai menulis di kalangan siswa.

Berdasarkan pengalaman dan motivasi Om Jay yang begitu besar, beberapa waktu yang lalu saya mencoba menulis dengan tema "Pepaya" tantangannya. Setelah selesai saya membuat tulisan di blog, saya kirimkan tulisannya pada Om Jay. Alhamdulillah tanpa saya duga, saya mendapat bingkisan buku dari Om Jay. Ini link blognya.
http://susansukses.blogspot.com/2022/06/pepaya-manis.html  

Senang sekali rasa di hati, ternyata berlaku ungkapan Om Jay, dengan menulis setiap hari, kita akan dapat memperoleh sesuatu. Hal ini tidak cukup sampai di sini, kepuasan dan ketekunan dalam menulis harus dilakukan setiap hari. Kita harus dapat selalu memotivasi diri untuk selalu rutin menulis. Bisa saja terkesan sedikit dipaksakan, karena apabila tidak dipaksa tidak akan terlihat hasilnya.

Semangat menulis ini harus dapat kita tularkan pada semua orang, khususnya siswa di sekolah. Kemampuan siswa yang rajin menulis tentu berbeda dengan yang kurang rajin menulis. Semakin banyak seseorang menulis, menunjukkan semakin banyak pula dia membaca. Dengan rajin menulis dan membaca akan membuka wawasan dan pola pikir seseorang dalam segala hal. 

Sebagai guru saya harus selalu memotivasi siswa untuk rajin menulis, supaya mereka memiliki wawasan dan cara berpikir yang luas. Pada saat siswa menemui suatu permasalahan, dengan pemikiran yang baik tentu dapat mencari solusi pada permasalahan yang dihadapi. 

Dalam pembelajaran di sekolah saat masa pandemi, dalam pengumpulan tugas saya meminta siswa untuk mengumpulkan hasil kerjanya berupa blog. Ada juga tugas berupa membuat komentar pada blog yang saya bagikan. Tujuannya supaya siswa terbiasa untuk menulis dan membaca tulisan yang terdapat pada blog orang lain atau dikenal dengan walking blog. 

Kebijakan merdeka belajar yang dicanangkan pemerintah membawa arah perubahan besar dalam pola pembelajaran. Guru harus melaksanakan pembelajaran yang bebas dan menyenangkan bagi siswa. Berkenaan dengan itu literasi sangat ditekankan untuk mengembangkan pola pikir siswa. Sehingga tercipta siswa yang kreatif dan inovatif dalam memecahkan permasalahan yang dihadapi selama pembelajaran.

Terselip harapan besar di dalam sanubari semoga dunia pendidikan di negara kita tercinta ini semakin membaik. Dapat terwujudnya cita-cita bangsa, menghasilkan generasi yang berkarakter sesuai dengan profil pelajar Pancasila. 

Inilah sekelumit cerita tentang hari ini, semoga tulisan ini dapat memberikan manfaat bagi penggiat literasi. Dengan berliterasi generasi hebat akan banyak tercipta. Sebagai guru harus menjadi contoh bagi siswa, sehingga mudah mengajak siswa untuk menulis. Menulislah dengan tinta biru, tentu kita akan menjadi saksi keberhasilan kita.

"Ayam cintamani satu warna,
Bila dimakan redakan emosi,
Cerita hari ini tulisan pertama,
Sebagai permulaan berliterasi".

Rabu, 01 Juni 2022

Pepaya Manis

Pepaya Manis, buah yang bentuknya sederhana dan memiliki rasa manis yang disukai semua orang. Rasa pepaya yang manis dapat menyegarkan tenggorokan apabila di makan saat cuaca panas menyengat.
Tekstur buah pepaya yang lembut membuat semua orang menyukai buah ini. Khasiat pepaya yang banyak membuat buah ini semakin digemari semua orang. Adapun khasiat dari buah pepaya adalah :
1. Melancarkan pencernaan
Dengan mengkonsumsi pepaya secara rutin setiap hari dapat melancarkan pencernaan, sehingga kita tidak kesusahan untuk ke belakang setiap harinya.
2. Menghaluskan kulit
Buah pepaya yang mengandung vitamin A tentu dapat membuat kulit kita halus karena sel-sel mati pada kulit dapat berganti dengan kulit baru setiap hari.
3. Menceraikan mata
Dengan makan buah pepaya secara rutin dapat mencerahkan mata, karena kandungan vitamin A baik untuk membuat mata kita cerah dan mengurangi minus pada mata yang mengalami rabun jauh
4. Mengurangi rasa lapar
Kandungan karbohidrat dan H2O yang tinggi pada buah pepaya tentu dapat membuat rasa kenyang setelah memakan buah ini.
Begitu banyak kandungan gizi dan manfaat pepaya, sayang sekali apabila kita tidak mengkonsumsi buah ini secara rutin. Ditinjau dari segi harga, buah pepaya ini tergolong buah yang harganya terjangkau, dapat dikonsumsi oleh semua kalangan. Mari kita rutin mengkonsumsi buah pepaya ini, harga ekonomis tetapi memiliki manfaat yang sangat besar.

#susanngeblog#